nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OTT Ketum PPP Romi, Sekjen Kemenag Dikabarkan Ikut Ditangkap KPK

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 15 Maret 2019 22:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 15 337 2030699 ott-ketum-ppp-romi-sekjen-kemenag-dikabarkan-ikut-ditangkap-kpk-RKSTygLmn1.jpg Ketum PPP Romahurmuziy (Romi) tiba di KPK. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA - Sekjen Kementerian Agama (Kemenag), M Nur Kholis Setiawan dikabarkan ikut ditangkap Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nur Kholis ditangkap KPK sore tadi sekira Pukul 17.00 WIB.

Penangkapan Nur Kholis diduga berkaitan dengan kasus dugaan jual-beli jabatan di Kemenag, yang melibatkan Ketua Umun Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy atau yang akrab disapa Romi.

"Dijemput di kantor (Kemenag) tadi sore jam 5," kata salah satu staf Nur Kholis yang enggan disebutkan namanya saat menyambangi Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (15/3/2019).

Gedung KPK.

Tim satgas KPK juga telah menyegel sejumlah ruang kerja di Kemenag. Ada dua ruangan yang disegel, yakni ruang kerja Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin dan ruang kerja Nur Kholis.

(Baca juga: Keluarga Romi: Orangtua Ajarkan Kita Kejujuran)

Kedua ruang kerja itu disegel sejak sore. Belum ada keterangan resmi dari pihak KPK terkait informasi penangkapan Nur Kholis dan penyegelan dua ruang kerja tersebut.

Awalnya, KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah Sidoarjo, Jawa Timur, pada pagi hari.Dalam operasi senyap tersebut, tim mengamankan enam orang.

Keenam orang tersebut terdiri dari satu anggota DPR RI yang disinyalir adalah Romi, staf Romi, satu pihak swasta, dan tiga pihak Kementeriaan Agama (Kemenag) wilayah Sidoarjo, Jawa Timur. Selain mengamankan enam orang, KPK juga menyita uang dalam pecahan rupiah.

Operasi senyap tersebut diduga terkait jual-beli jabatan di Kemenag. KPK menduga transaksi suap terkait jual-beli jabatan di Kemenag yang disinyalir melibatkan Romi terjadi sudah lebih dari sekali.

KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Romi dan empat orang lainnya yang terjaring dalam OTT tersebut. Rencananya, KPK akan menggelar konferensi pers terkait OTT tersebut pada malam ini.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini