nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penembakan di Masjid Selandia Baru, PDIP: Terorisme Tak Berkaitan dengan Agama Apapun

Amril Amarullah, Jurnalis · Sabtu 16 Maret 2019 09:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 16 18 2030778 penembakan-di-masjid-selandia-baru-pdip-terorisme-tak-berkaitan-dengan-agama-apapun-pZ1sCYhpKt.jpg Wasekjen PDIP, Ahmad Basarah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah Mengecam dan mengutuk keras tindakan teror penembakan di Masjid al-Noor dan Lindwood, Christchurch di Selandia Baru yang menyebabkan puluhan muslim meninggal.

"Peristiwa tersebut adalah duka bukan hanya bagi umat Islam, namun juga bagi dunia dan kemanusiaan. Tindakan tersebut adalah tindakan terorisme yang sama sekali tidak dibenarkan dengan alasan apapun dan bertentangan dengan prinsip kemanusiaan. Terorisme tidak berkaitan dengan agama manapun, sehingga kita hendaknya memisahkan antara ajaran agama dan perbuatan akibat ideologi kegelapan tersebut," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Sabtu (16/3/2019).

Basarah juga mengungkapkan turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya bagi seluruh korban meninggal dunia, dan juga meminta pemerintah Selandia Baru agar segera mengusut tuntas motif dan pelaku penembakan serta dalang atas peristiwa tersebut dan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada siapapun yang terlibat.

"Pemerintah Selandia Baru hendaknya terus melakukan perlindungan khususnya terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) dan seluruh umat Islam di sana," jelasnya.

Basarah juga meminta kepada umat Islam di Indonesia untuk tetap tenang, tidak terpecah belah, tidak terprovokasi, dan jangan ikut-ikutan memperkeruh suasana dengan mengeluarkan pernyataan provokatif yang berpotensi mengganggu keamanan dan kondusifitas di dalam negeri.

"Diharapkan meningkatkan kewaspadaan dini di dalam negeri terhadap ancaman terorisme serta turut aktif melaporkan ke pihak berwenang jika menemukan informasi yang mengarah pada tindak pidana terorisme atas nama dan alasan apapun," ucapnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini