nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Video Wanita Diduga Hendak Dibius, Ini Faktanya

Muhamad Rizky, Jurnalis · Sabtu 16 Maret 2019 17:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 16 338 2030899 viral-video-wanita-diduga-hendak-dibius-ini-faktanya-7mw0xIGZEA.jpg Wanita diduga korban pembiusan. (Instagram/lambe_turah)

JAKARTA – Kapolsek Pademangan Kompol Julianthy menjelaskan video viral dugaan pembiusan dengan melibatkan dua wanita di Mall WTC Mangga Dua, Jakarta Utara. Ia mengatakan, keributan kedua wanita itu terjadi pada Jumat, 15 Maret 2019, sekira pukul 19.00 WIB.

Namun, kata Julianthy, keributan keduanya bukan percobaan pembiusan, melainkan karena masalah cinta segitiga antara pelaku berinisial S dan korbannya E dengan suami E. Pelaku berusaha menyekap korban namun gagal setelah mendapat perlawanan.

"Ceritanya dia korban inisial E, kemudian terduga pelaku inisial S.Ini motifnya cinta segitiga. Jadi, si korban mengalami percobaan penyekapan itu betul. Tapi, tidak terjadi karena korban berhasil memberontak. Itu kejadiannya kalau kata saksi sekuriti itu di toilet ataupun di WC WTC Mangga Dua," kata Julianthy kepada wartawan, Sabtu (16/3/2019).

Wanita korban dugaan pembiusan. (Instagram/lambe_turah)

Pelaku, lanjutnya, sempat hendak menutup mulut korban, namun tidak berhasil karena dia berontak. Akibatnya kejadian itu ramai dan diamankan oleh pihak sekuriti setempat untuk dibawa ke Polsek Pademangan.

(Baca Juga : Viral Video Perempuan Nyaris Dibius di Mal Mangga Dua)

"Setelah kita interogasi ternyata dua orang duami masing-masing pelaku dan korban dateng ke polsek. Jadi terungkap bahwa memang si terduga pelaku si S ini ada affair selingkuh dengan suami korban. Akhirnya si korban baru tau ini ceweknya yang sering di Whatsapp chatting segala macem," katanya.

Kendati demikian keduanya sama-sama berdamai dan menolak untuk membuat laporan terkait kejadian tersebut. "Padahal sudah kita bujuk, ini kan bahaya," ungkapnya.

Adapun terkait sejumlah sejata tajam berupa suntikan, martil, dan pisau yang ditemukan didalam tas pelaku tidak digunakan oleh pelaku dalam kejadian tersebut. Peralatan tersebut memang dibawa karena pelaku bekerja dibidang kosmetik.

"Kalau (senjata) enggak dipake mau gimana, beda sama kalo sajam mau tawuran. Ini kan beda dia baru pulang dari jualan bukan untuk digunakan. Dia memang jualan kosmetik enggak buat bekap," katanya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini