Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Program Desa Terang, Gerakan Nelayan Tani Indonesia Beri Bantuan Listrik di pedesaan

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Senin, 18 Maret 2019 |03:02 WIB
Program Desa Terang, Gerakan Nelayan Tani Indonesia Beri Bantuan Listrik di pedesaan
Foto; dok Kemendes PDTT
A
A
A

JAKARTA - Gemah ripah loh jinawi, kata yang sering disematkan pada Indonesia, karena menggambarkan betapa kaya rayanya alam Indonesia. Oleh karena itu, untuk mencapai kesejahteraan masyarakat perikanan dan pertanian tentunya tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja, melainkan diperlukan dukungan dari berbagai pihak agar kemakmuran dapat dengan cepat terwujud.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) melalui salah satu programnya, yakni Program Desa Terang (PDT) memberikan bantuan kepada masyarakat pedesaan yang belum teraliri listrik di seluruh Indonesia dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Bantuan yang diberikan kepada masyarakat desa, dengan sistem penerangan PLTS berupa Penerangan Jalan Umum (PJU) dan SHS (Solar Home System), dimana program tersebut merupakan bentuk dukungan kepada pemerintah dalam melaksanakan program Indonesia maju dan sejahtera.

Ketua Umum GNTI, Rokhmin Dahuri menjelaskan peran dari organisasi yang dipimpinnya itu adalah penyambung antara pemerintah dengan rakyatnya, dimana salah satu program pemerintah adalah tidak ada lagi desa yang tidak teraliri listrik.

“Dengan mewujudkan kemandirian masyarakat perikanan dan pertanian dengan memperjuangkan hidup layak, makmur, bermartabat dan memiliki kemampuan serta kinerja tinggi, sehingga bisa menuju industri yang berdaya saing untuk kesejahteraan nelayan dan petani Indonesia,” ujar Rokhmin, beberapa waktu lalu.

Dalam tahap awal ini pihaknya memprioritaskan rumah-rumah di desa yang masih belum teraliri listrik, baru kemudian akan membantu rumah yang listriknya belum memenuhi standard minimum.

“Karena ini program baru, jadi kita bereskan yang gelap gulita dulu hingga 2020, baru kemudian di 2021 kita sisir lagi desa-desa dan rumah-rumah yang sudah memiliki listrik namun belum memenuhi standard minimum,” ujarnya.

Untuk itulah pihaknya mengadakan pelantikan kepada Calon Koordinator/Sekretaris Wilayah Provinsi se-Indonesia sebagai bagian dari pelaksaan PDT.

“Dengan pembekalan pendidikan dan latihan seta arahan tersebut bertujuan agar terciptanya pelaksanaan kerja yang kondusif, jujur, amanah dalam mencapai target program yang ada,” tandasnya.

(Fahmi Firdaus )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement