Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

64 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang di Sentani

Edy Siswanto , Jurnalis-Senin, 18 Maret 2019 |02:01 WIB
64 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang di Sentani
Banjir bandang di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. (Foto: Edy Siswanto/Okezone)
A
A
A

JAYAPURA – Korban meninggal dunia akibat terjangan banjir bandang di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, bertambah menjadi 64 orang. Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, jumlah itu berdasarkan penghitungan hingga pukul 19.00 WIT, Minggu 17 Maret 2019.

"Dari jumlah tersebut sebanyak 61 kantong jenazah diterima Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, dan 22 jenazah telah berhasil diidentifikasi dan telah diserahkan kepada keluarga korban," kata Kamal.

(Baca juga: Aksi Heroik Anggota TNI Selamatkan Bayi Terjepit Kayu Akibat Banjir Bandang Sentani)

Ia mengatakan, 3 jenazah diserahkan langsung oleh Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin dan 19 jenazah diserahkan Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua.

"Selain itu, ada 7 korban meninggal dunia akibat tanah longsor di Kota Jayapura," terang dia.

Kamal menjelaskan, upaya pencarian masih akan dilakukan oleh tim gabungan dari TNI Polri, Basarnas, dan para relawan.

(Baca juga: Kapolda Papua: Banjir Bandang Akibat Pembalakan Liar di Gunung Cyclop)

Adapun nama-nama korban banjir bandang yang telah diserahkan yakni:

1. Tiara

2. Nur Asifah

3. Jean Felle

4. Edi Giori Gilbert Fernadus

5. Gunawan Weya

6. William Steven Erary

7. Wilem Tapilatu

8. Elsita F Setiarini

9. Elisa Benyamin Fernandus

10. Yunanik

11. Aglan Monim

12. Loowik Tukayp

13. Kaidina Wanimbo

14. Martina Maria Monim

15. Bayi Ny Mira Wenda

16. Evelin Elin Korwa

17. Kristian Erary

18. Viktoria Erary

19. Denselina

20. Nortee Monim

21. Ikel Wenda

22. Poniman Tabuni.

(Hantoro)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement