Ia mengatakan, sebelum banjir bandang terjadi, sejak 2018 BNPB telah mengirim sebanyak 2.000 bibit pohon untuk ditanam di Gunung Cycloop. Bahkan pada saat itu pihaknya juga mewanti-wanti adanya ancaman banjir bandang.
"Hujan sangat ekstrem, kecepatannya mencapai 235,1 milimeter per jam," tutur Sutopo.
(Baca juga: BNPB: Laporan Sementara 300 Rumah Rusak Akibat Banjir Bandang Sentani)
Kondisi gunung gundul pun diperparah dengan curah hujan yang berlangsung selama delapan jam. Akibatnya, banjir menghadang di Sentani.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.