nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kronologi 3 Bocah di Karanganyar Tewas Tenggelam di Bekas Galian C

Agregasi Solopos, Jurnalis · Senin 18 Maret 2019 15:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 18 512 2031633 kronologi-3-bocah-di-karanganyar-tewas-tenggelam-di-bekas-galian-c-ckP95On58k.jpg (Foto: Solopos)

KARANGANYAR - Tiga anak ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di lokasi tambang galian C wilayah Banyubiru, RT 001/RW 008, Gondangrejo, Karanganyar, Senin (18/3/2019) Pukul 02.00 WIB.

Sebelumnya ketiga anak tersebut diinformasikan hilang. Informasi yang diperoleh Solopos.com dari sukarelawan pendiri Relawan Sahabat Muslim, Triyanto, yang ikut mengevakuasi mereka, ketiga anak itu yakni Tito Aji Suhartanto (9), warga Ngledok RT 003/RW 007, Jatikuwung, Gondangrejo; M. Viar Anugerah (10), warga Ngledok RT 004/RW 007, Jatikuwung, Gondangrejo; dan Fadli Ardian Putra (9), warga Ngledok RT 005/RW 007, Jatikuwung, Gondangrejo.

Viar dan Fadli duduk di siswa kelas III SDN 1 Jatikuwung, sedangakan Tito siswa kelas III MI Sudirman Ceplukan, Wonorejo. Mereka bertiga juga aktif di kegiatan TPA dusun setempat.

Ketua RT 004, Ratimin menjelaskan, ketiga bocah tersebut sering bermain sepeda bersama di lingkungan dusun. Namun, Minggu pagi mereka mengikuti motor trail yang melintasi jalan dusun.

“Sejak pagi mereka bermain sepeda. Siang kemarin ada ratusan motor trail yang melintas di jalan dusun menuju Dusun Banyubiru. Hingga hingga pukul 16.00 WIB ketiga anak itu tidak kembali ke rumah. Orang tua dibantu warga mencari ketiga bocah tersebut,” katanya, Senin (18/3/2019).

Foto: Ist

Ketua SAR Relawan Sahabat Muslim Karanganyar, Trianto, mengaku mendapat laporan tiga bocah hilang dari warga sekitar pukul 19.00 WIB. Dia kemudian meminta warga menyusuri sungai dan jalan yang dilintasi motor trail.

“Hingga pukul 22.00 WIB korban belum ditemukan. Warga melaporkan ke Polsek terdekat. Saya tiba di lokasi pukul 24.00 WIB sekitar 100 meter di timur bekas galian, kami temukan tiga sepeda korban,” katanya.

Korban pertama yang ditemukan adalah Tito sekitar pukul 01.02 WIB. Selanjutnya tim menemukan Viar pada pukul 02.55 WIB, dan terakhir, Fadli, ditemukan pada pukul 03.08 WIB.

“Korban pertama kepalanya terlihat di permukaan air, korban lainnya ditemukan tidak jauh dari tempat tersebut, kurang lebih berjarak satu meter saja. Air di kubangan itu berlumpur. Ketika masuk kubangan sulit untuk bergerak,” ujar dia.

Dihubungi melalui sambungan telefon, Kapolsek Kecamatan Gondangrejo, AKP Riyanto, membenarkan informasi ditemukannya tiga bocah meninggal di kubangan air bekas galian C. Pencarian dibantu anggota Polsek, Koramil, tim SAR, sukarelawan, dan warga masyarakat.

“Kemungkinan ketiga korban ingin berenang di kubangan air yang memiliki kedalaman 1,5 meter hingga 2 meter tersebut. Tetapi di dalam kubangan, korban terperosok ke dalam lumpur sehingga tidak bisa keluar dari kubangan air,” ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini