Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banjir Sentani: 89 Orang Tewas dan 74 Hilang, 1.613 Personel Gabungan Diterjunkan

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Selasa, 19 Maret 2019 |16:52 WIB
Banjir Sentani: 89 Orang Tewas dan 74 Hilang, 1.613 Personel Gabungan Diterjunkan
Banjir Sentani, Papua (Foto: BNPB)
A
A
A

Korban banjir Sentani 

Kepala BNPB Doni Monardo memimpin langsung rapat kordinasi sekaligus evaluasi penanganan bencana banjir bandang Sentani di Jayapura. Didampingi Kepala Basarnas dan Wakil Gubernur Papua, Kepala BNPB menyampaikan langsung evaluasi tinjauan lapangannya hari ini.

Kepala BNPB mengatakan, hal yang terpenting saat ini adalah mengelola pengungsi dan jangan sampai ada yang mengeluh. "Kita akan memenuhi antara lain air bersih, MCK, selimut, dan matras" ucapnya.

Logistik, makan dan bantuan-bantuan lainnya akan terus ditambah dari bantuan berbagai pihak. Unsur relawan, TNI dan Polri akan disiagakan disetiap titik pengungsian." Anak-anak yang paling terpenting, jangan sampai ada yang sakit di pengungsian" katanya.

Kepala Basarnas Bagus Puruhito menjelaskan, akan terus membantu dalam pencarian orang hilang dan akan mengecek dan meningkatkan pencarian korban. "Kami juga membutuhkan peralatan berat (eksavator) untuk evakuasi dan pencarian korban" ujarnya.

Selama masa tanggap darurat selama 14 hari, setiap hari akan ada rapat koordinasi untuk mempermudah evakuasi dan penanganan yang efektif. "Setiap hari, pukul 20.00 WIT akan ada rapat kordinasi di kantor Bupati Jayapura yang dipimpin Kalaksa BPBD Pemprov Papua" ucap Kepala BNPB.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement