nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diterjang Banjir dan Longsor, 154 Rumah dan Fasilitas Umum di Gunungkidul Rusak

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Kamis 21 Maret 2019 10:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 21 510 2032962 diterjang-banjir-dan-longsor-154-rumah-dan-fasilitas-umum-di-gunungkidul-rusak-c7FFOh09aO.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

GUNUNGKIDUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul berhasil memvalidasi data kerusakan fasilitas umum dan permukiman warga, akibat terdampak banjir dan longsor yang terjadi pada Senin (18/03/2019) dini hari.

Terdapat 13 kecamatan terkena dampak dan mengakibatkan 147 kepala keluarga (KK) dengan kondisi 15 rumah rusak berat, 82 rumah rusak sedang dan 57 rumah rusak ringan. Dengan total warga terkena dampak sebanyak 307 jiwa.

“Kerusakan yang berkaitan dengan fasilitas umum dan kawasan objek wisata sudah mulai ditangani dengan mengerahkan alat berat (backhoe dan bouldozer),” kata Bupati Gunungkidul Badingah, Kamis (21/3/2019).

 ss

Selain timbunan longsoran tanah dan material banjir, dampak kerusakan akibat bencana tersebut memang cukup parah. Bahkan khusus di kawasan Pantai Ngrenehan, Saptosari dan Pantai Baron memerlukan penanganan serius yang tidak lagi bisa hanya dengan mengandalkan pemulihan secara manual.

Karena itu untuk mempercepat pemulihan kawasan pascabencana banjir pemkab mengerahkan alat berat terutama di Baron dan Ngrenehan. Langkah tersebut dilakukan agar proses pemulihan kawasan objek wisata lebih cepat dan diharapkan tidak mengganggu aktivitas termasuk untuk kunjungan wisatawan.

“Mudah-mudahan proses pemulihan tidak memakan waktu lama yang akan berdampak terhadap aktivitas masyarakat,” imbuhnya.

Sementara untuk perbaikan dan pemulihan kawasan permukiman hingga kemarin masih terus dilakukan. Tidak hanya melibatkan BPBD tetapi juga unsur terkait seperti TNI/ Polri, Tim Reaksi Cepat (TRC), Tagana, SAR juga dari PMI dan masyarakat.

Terkait dengan kegiatan masyarakat untuk pemulihan terdampak banjir, BPBD telah membantu logistik berupa bahan makanan juga material. Dari sejumlah korban terdampak banjir, kini hanya tinggal puluhan warga yang masih mengungsi di rumah tetangga lantaran rumahnya masih tergenang air di antaranya beberapa warga di Desa Pacarejo Kecamatan Semanu.

“Kegiatan evakuasi dan perbaikan rumah maupun fasum masih kita lakukan,” imbuk Kepala Pelaksana BPBD Edy Basuki MSi.

Untuk Dusun Ketelo, Gupit dan Dusun Krinjing, Mertelu, Gedangsari, Gunungkidul juga dilakukan normalisasi oleh warga dibantu TNI/Polri, TRC BPBD, relawan dan Tagana tetapi belum maksimal tetapi warga sudah tidak terisolir.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini