Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Penari Sintren, Tak Sadar Kerasukan Roh saat Menari

Fathnur Rohman , Jurnalis-Sabtu, 23 Maret 2019 |13:31 WIB
Cerita Penari Sintren, Tak Sadar Kerasukan Roh saat Menari
Seorang gadis sedang menari sintren (Foto: Fathnur Rohman/Okezone)
A
A
A

CIREBON - Bicara mengenai kesenian sintren, tentu erat kaitannya dengan seorang penari perempuan. Ya, kesenian asli Cirebon, Jawa Barat itu memang harus dimainkan oleh seorang gadis yang masih perawan (suci), serta dibantu pawang dengan diiringi gending berjumlah enam orang.

Salah seorang mantan penari sintren bernama Reni (68) mengatakan, jika sosok 'bidadari' yang merasuki para pemain sintren, memang benar adanya. Ia selalu mengalami hal tersebut, saat masih aktif menjadi penari sintren pada rentang tahun 1971-1972.

"Memang benar, pas keluar dari kurungan ayam itu, sudah enggak sadar. Kan dimasukin sama bidadari," ujarnya saat berbincang dengan Okezone, Jumat, 22 Maret 2019.

Penari Sintren

(Reni, salah satu legenda hidup penari sintren/Foto: Fathnur Rohman)

Reni menjelaskan, saat sang penari akan dimasukkan ke dalam kurungan ayam, biasanya ia akan diikat dengan seutas tali. Selanjutnya, dibacakan mantra-mantra oleh seorang pawang hingga akhirnya tak sadarkan diri. Setelah dimasukkan, sang penari tampak sudah berganti baju, dengan mengenakan kostum dan kacamata hitam.

"Kan enggak sadarkan diri, terus ditali juga. Saat keluar tiba-tiba sudah ganti pakai kostum. Terus ya langsung nari, yang gerakin badan kan bukan kita, tapi bidadari. Kalau dilempar sama uang, kita akan pingsan lagi. Nah baru saat itu, dikasih asap kemenyan biar si bidadari masuk lagi, " tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement