nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembunuh PNS Ditangkap Polisi saat Lihat Jasad Korban di Rumah Sakit

Herman Amiruddin, Jurnalis · Sabtu 23 Maret 2019 12:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 23 609 2033948 pembunuh-pns-ditangkap-polisi-saat-lihat-jasad-korban-di-rumah-sakit-bhFnQeuCDS.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MAKASSAR - Pelaku pembunuhan terhadap Zulaeha Djafar akhirnya terungkap. Pelaku pembunuhan itu ternyata seorang dosen yang juga rekan kerja korban di Universitas Negeri Makassar.

Pelaku ditangkap saat berada di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, saat hendak menyaksikan mayat korban yang hendak diautopsi. Unit Resmob Polda Sulsel langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Mapolda Sulsel untuk dilakukan introgasi.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani mengatakan tersangka Dr Wahyu Jayadi merupakan rekan kerja korban sekaligus tetangga korban.

"Jadi berdasarkan dari hasil penyelidikan di lapangan disimpulkan bahwa adapun korban tersebut bukan merupakan korban perampokan melainkan korban pembunuhan, yang dikuatkan dengan tidak adanya barang berharga milik korban yang hilang," kata Dicky kepada wartawan, Sabtu (23/3/2019).

 (Baca juga: PNS Ditemukan Tewas dengan Kondisi Terlilit Safety Belt, Diduga Dibunuh)

Setelah identitas korban diketahui, maka selanjutnya kata Dicky dilakukan pendalaman terhadap orang - orang terdekat korban

 sd

Berdasarkan dari hasil analisa terhadap pelaku pembunuhan tersebut mengerucut kepada salah satu rekan kerja korban yang juga merupakan tetangga rumah korban, Wahyu.

Selanjutnya Personil Unit Resmob Polda Sulsel langsung bergerak cepat mengamankan pelaku di halaman RS. Bhayangkara Makassar.

"Jadi pada saat pelaku datang ke rumah sakit dengan tujuan untuk melihat jasad korban di rumah sakit, pelaku datang pada sekitar pukul 14.05 Wita selanjutnya anggota bergerak cepat mengamankan pelaku tersebut," kata Dicky

Selanjutnya pelaku di ibawa ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk dilakukan Introgasi awal. Dari hasil introgasi awal, kata Dicky, diketahui pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban dengan cara pelaku mencekik korban pada bagian leher dengan menggunakan tangan kanan pelaku.

 sd

Namun korban memberontak dengan cara mencakar tangan pelaku. Selanjutnya pelaku memukul bagian pipi korban sebelah kiri sebanyak satu kali dengan menggunakan kepalan tangan kanan.

"Kemudian mencekik leher korban dengan manggunakan kedua tangan pelaku sampai korban meninggal dunia," jelas Dicky.

Setelah itu, pelaku mencoba menutupi perbuatannya, dengan membuat korban tersebut seolah-olah adalah korban perampokan dengan cara pelaku mengunci mobil yang dikendarai oleh korban dari dalam.

Kemudian mengambil barang-barang milik korban yang ada di dalam tas milik korban, kemudian memecahkan kaca mobil dengan menggunakan batu kali.

"Pelaku mengakui semua perbuatannya. Saat ini masih didalami motifnya. Pelaku diduga sakit hati karena pengakukan pelaku bahwa korban suka ikut campur urusan pribadi pelaku," ungkap Dicky.

Sebelumnya, korban ditemukan tewas di dalam mobil Daihatsu Terrios warna biru dengan nomor polisi DD 1472 AM Jumat (22/3/2019) kemarin sekira pukul 09.00 Wita.

Warga sekitar BTN Zarindah, Dusun Japing, Desa Sunggumanai Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan itu pun dibuat heboh. Pasalnya saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa dengan saffety belt pengaman mobil sudah terlilit di lehernya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini