nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Motif PNS Dibunuh Rekan Kerjanya

Herman Amiruddin, Jurnalis · Sabtu 23 Maret 2019 14:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 23 609 2033966 ini-motif-pns-dibunuh-rekan-kerjanya-sFQWq3Hzhi.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MAKASSAR - Motif dibalik pembunuhan seorang pegawai negeri sipil (PNS) Zulaeha Djafar, yang ditemukan tewas di dalam mobilnya, ternyata pelaku sakit hati lantaran korban kerap mencampuri urusan pribadinya. Pelaku Dr Wahyu Jayadi sendiri telah diamankan di Mapolda Sulsel untuk didalami keterangan dan moifnya.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan dan pengakuan pelaku hingga nekat membunuh korban lantaran korban kerap mencampuri urusan pribadi dan pekerjaan pelaku.

Adapun motif sehingga pelaku melakukan pembunuhan kata Dicky, yaitu karena pelaku Wahyu merasa tidak terima dengan perlakuan korban Zulaeha yang selama ini sudah dianggap sebagai keluarganya.

"Yang dimana korban tersebut sudah terlalu jauh ikut campur terhadap masalah pekerjaan dan masalah pribadi pelaku," kata Dicky kepada Okezone, Sabtu (23/3/2019).

 sd

Dikatakan Dicky, selanjutnya rencana kepolisian Polda Sulsel akan melakukan pra rekontruksi dan melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti ke Pihak Sat Reskrim Polres Gowa untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Adapun persangkaan pasal kata Dicky yakni, pasal 338 KUHP Pidana Subs Pasal 351 Ayat (3) KUHPidana.

Adapun barang bukti yang telah dikantongi polisi yakni, 1 (satu) buah Batu Kali, 1 (satu) buah Kunci Kontak Mobil Daihatsu Terios, 1 (satu) buah Jilbab/kerudung warna hijau polos.

1 (satu) buah cincin emas dan Jam tangan, 1 (satu) Unit Handphone merek Iphone X dalam keadaan Rusak berat (milik korban), 1 (satu) Unit Hanphone Merek SAMSUNG warna hitam (milik pelaku), 1 (satu) Unit Hanphone Merek XIAOMI warna hitam (milik pelaku).

 sd

1 (satu) Lembar Baju warna Hijau (yang digunakan pelaku), 1 (satu) lembar Celana Panjang Kain warna Hitam (yang digunakan pelaku), Uang tunai sebesar Rp.440.000 (empat ratus empat puluh ribu rupiah). Sampel darah korban, Tissue Bekas Pakai, dan pakaian korban.

Sedangkan visum dan autopsi terdapat luka gores/lebam pada bagian leher sejajar dibawah dagu. Terdapat lebam pada bagian pipi sebalah kiri, terdapat lebam/memar pada bagian telapak tangan diantara jari telunjuk dan ibu Jari.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini