nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Honduras Mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 25 Maret 2019 11:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 25 18 2034517 presiden-honduras-mengakui-yerusalem-sebagai-ibu-kota-israel-zebA4OjgK0.jpg Presiden Honduras Juan Orlando Hernadez. Foto/Reuters

TEGUCIGALPA - Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, namun belum berniat memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv.

Meski demikian Hernandez dalam beberapa bulan terakhir mengisyaratkan bahwa pemerintahnya mempertimbangkan memindahkan kedutaan Honduras ke Yerusalem.

"Hari ini saya telah mengumumkan langkah pertama, yaitu membuka kantor perdagangan di Yerusalem, ibu kota negara Israel, dan ini akan menjadi perpanjangan dari kedutaan besar kami di Tel Aviv," kata Hernandez dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh pemerintahnya mengutip Reuters, Senin (25/3/2019).

Pernyataan Hernandez mengikuti Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Mei lalu, Trump memindahkan kedutaan AS ke kota yang disengketakan Israel dan Palestina.

Foto/Reuters

Kebijakan Trump itu banyak mendapat kritik oleh pemerintah asing dan menyebabkan kemarahan di kalangan warga Palestina, yang dengan dukungan internasional mengakui Yerusalem Timur Palestina.

BacaAustralia Mengakui Yerusalem Barat Sebagai Ibu Kota Israel

Yerusalem Timur masih dianggap diduduki oleh hukum internasional, dan status kota seharusnya diputuskan sebagai bagian dari perjanjian damai Israel-Palestina.

Hernandez, sekutu Amerika Serikat, mengatakan kantor perdagangan dan kerja sama akan segera dibuka di Yerusalem.

Kementerian luar negerinya mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Israel akan membuka kantor kerja sama di Tegucigalpa.

Guatemala sebelumnya sudah memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem setelah Amerika Serikat.

Honduras dan Guatemala adalah dua negara paling miskin di Amerika. Keduanya tergantung ekonomi pada bantuan dan investasi AS.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini