"Nah sekarang apa yang mau diprotes, sistem saat ini sudah terbuka dan melibatkan masyarakat dalam menentukan sesuatu. Kita mau protes soal trotoar terlalu kecil cukup status ramai-ramai di media sosial, wali kotanya akan melihat dan langsung merespons, memperbaikinya," kata Wens.

Sekarang menurutnya, teknologi memungkinkan kita untuk berpartisipasi dalam mengatur jalannya kekuasaan dan pemerintah juga sudah memaksimalkan kekuatan teknologi sebagai jalan untuk melibatkan masyarakat dalam mengelola proses sesuatu.
"Jadi sangat-sangat clear sebenarnya, mau pilih A atau B sebaiknya jangan golput. Kalau mau terlibat dalam mengelola atau mengatur yang tadi-tadi itu," katanya.
Masih menurut Kak Wens sapaan akrabnya, kalau golput karena tanpa alasan yang kuat maka sudah bukan lagi zamannya.