nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenag: 94 Ribu Jamaah Haji Reguler Sudah Lunasi BPIH 2019

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 25 Maret 2019 19:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 25 337 2034781 kemenag-94-ribu-jamaah-haji-reguler-sudah-lunasi-bpih-2019-W4zJRmBOXb.jpg Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk jamaah haji reguler tahap I sudah berjalan satu pekan, sejak dibuka pada 19 Maret 2018.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis mengatakan sampai penutupan transaksi hari ini, pukul 15.00 WIB, lebih 94ribu jamaah haji sudah melakukan pelunasan.

“Sepekan pelunasan, Sistem Informasi dan Komunikasi Haji Terpadu (Siskohat) mencatat 94.300 jamaah sudah melunasi BPIH,” terang Muhajirin dalam keterangannya, Senin (25/3/2019).

Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 29 Tahun 2019 tentang Penetapan Kuota Haji Tahun 1440H/2019M mengatur bahwa kuota haji Indonesia berjumlah 221.000. Jumlah ini terdiri dari 204.000 kuota haji reguler dan 17.000 kuota haji khusus. Kuota haji reguler terbagi menjadi dua, yaitu: 202.487 untuk jamaah haji dan 1.513 untuk tim petugas haji daerah (TPHD).

"Artinya, lebih 46% kuota jamaah haji reguler yang sudah terlunasi sampai dengan sore ini," ujarnya.

 sd

“Sementara untuk TPHD, sampai hari ini belum ada yang melunasi,” sambungnya.

Muhajirin menjelaskan, pelunasan BPIH tahap pertama bagi jamaah haji regular akan berlangsung sampai 15 April 2019. Pelunasan dilakukan setiap hari kerja dengan waktu pembayaran untuk Indonesia Bagian Barat pukul 08.00 - 15.00 WIB, Indonesia Bagian Tengah pukul 09.00 - 16.00 WITA, dan Indonesia Bagian Timur pukul 10.00 - 17.00 WIT.

“Mulai tahun ini, selain datang langsung ke Bank Penerima Setoran awal (BPS), pelunasan juga bisa dilakukan secara non teller melalui ATM, internet dan mobile banking,” tandasnya.

Sementara itu, Kasubdit Pendaftaran Haji Reguler Hanif menambahkan, jamaah paling banyak melunasi pada pekan pertama ini berasal dari Jawa Barat, 22.020 (57%). Menyusul berikutnya jamaah Jawa Timur (17.708 atau 50%), Jawa Tengah (12.445 atau 41%), dan Banten (5.585 atau 59%).

“Lima provinsi terbesar berikutnya adalah DKI Jakarta, sebanyak 4.221 jamaah (53%), Sumatera Utara 3.874 jamaah (46%), Riau sebanyak 3.209 jamaah (63%), Lampung sebanyak 2.730 jamaah (38%), serta Sulawesi Selatan dengan 2.524 jemaah (34%),” tutur Hanif.

 sd

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini