nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Arab Saudi dan Negara-Negara Teluk Kecam Langkah AS Akui Kedaulatan Israel di Golan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 26 Maret 2019 16:59 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 26 18 2035225 arab-saudi-dan-negara-negara-teluk-kecam-langkah-as-akui-kedaulatan-israel-di-golan-CM8dINMc9D.jpg Foto: Reuters.

RIYADH – Pemerintah Arab Saudi menyatakan mengutuk keputusan Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan yang diduduki. Riyadh menyebut langkah AS tersebut sebagai pelanggaran yang jelas terhadap piagam PBB dan hukum internasional.

Melalui pernyataan yang dirilis kantor berita pemerintah Saudi, Saudi Press Agency (SPA), Riyadh menyatakan bahwa upaya AS untuk melakukan fait accompli atas status Dataran Tinggi Golan tidak mengubah fakta bahwa daerah itu adalah wilayah dari Suriah menurut resolusi internasional yang relevan.

BACA JUGA: Trump Tandatangani Deklarasi Pengakuan Kedaulatan Israel Atas Dataran Tinggi Golan

“Upaya tersebut akan memiliki efek negatif yang signifikan pada proses perdamaian di Timur Tengah dan keamanan dan stabilitas kawasan," demikian ditegaskan dalam pernyataan yang dilansir Reuters, Selasa (26/3/2019).

Selain Arab Saudi, Rusia, Suriah, Iran, Turki, negara-negara Teluk, termasuk sekutu AS seperti Bahrain, Qatar dan Kuwait, serta berbagai negara lainnya, termasuk Indonesia juga telah mengecam deklarasi AS terkait status Dataran Tinggi Golan tersebut. Sementara sekutu-sekutu AS seperti Inggris, Prancis dan Jerman telah menolak untuk mendukung keputusan Washington itu.

BACA JUGA: Indonesia Secara Tegas Tolak Pengakuan AS Atas Kedaulatan Israel di Dataran Tinggi Golan

Dewan Keamanan PBB pada 1981 telah mengeluarkan resolusi yang menyatakan bahwa pencaplokan Israel atas Dataran Tinggi Golan adalah tindakan yang tidak sah dan pada 2018, Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi yang mendesak Israel untuk segera menarik pasukannya dari daerah itu setelah Negara Zionis itu menggelar pemilihan umum lokal di sana.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini