Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mentan Amran: CAS Solusi Permanen Jaga Harga Bawang

Risna Nur Rahayu , Jurnalis-Jum'at, 29 Maret 2019 |13:05 WIB
Mentan Amran: CAS Solusi Permanen Jaga Harga Bawang
Mentan Amran Sulaiman (foto: Biro Humas Kementan)
A
A
A

BREBES - Kabupaten Brebes, Jawa Tengah memiliki 25 unit Controlled Atmosphere Storage (CAS) di Desa Klampok, Kecamatan Wanasari. Alat penyimpanan bawang merah yang beroperasi sejak akhir tahun lalu ini berada di bawah kontrol Pemkab dan Bulog setempat.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, CAS merupakan solusi permanen untuk menjaga stabilitas harga bawang merah di Brebes. Ini karena, saat sedang tak musim panen, bawang yang tersimpan di CAS bisa digelontorkan ke pasar, sehingga tidak terjadi kelangkaan sehingga harganya tetap stabil.

“CAS ini solusi adalah solusi permanen untuk menjaga stabilitas harga bawang,” kata Mentan saat mengunjungi Komplek Pergudangan Bulog di Desa Klampok, Jumat (29/3/2019).

“Saat musim panen, bawang yang diserap Bulog disimpan di CAS, dan saat off season, bisa dikeluarkan. Dengan demikian, harga tetap stabil, baik bagi petani maupun masyarakat pembeli,” tambah Mentan.

CAS mampu menampung hingga 250 ribu ton bawang merah. CAS bukan cold storage biasa karena umur bawang yang tersimpan di dalamnya bisa bertahan 3 sampai 6 bulan. Suhu rata-rata di mesin penyimpanan 7 derajat celcius. Mesin mampu mengontrol kadar air, oksigen, karbondioksida dan unsur penting lain di dalam bawang, sehingga memperlambat pembusukan.

“Mesin ini tidak hanya bisa menyimpan bawang, tapi komuditas lain, di antaranya cabai dan bawang putih,” terang Mentan.

Sebelum mengunjungi komplek pergudangan Bulog, Mentan lebih dulu menemui petani bawang di Desa Klampok. Petani yang tampak kaget dengan kedatangan Mentan, mengaku harga bawang saat ini normal di kisaran Rp20.000 hingga Rp30.000 per kilogram. “Harga lagi hangat, tidak murah, lumayan,” aku seorang petani bernama Mustofa.

Panen raya bawang merah di Brebes berlangsung Februari 2019. Sekali panen raya, Brebes mampu menghasilkan 273.000 ton bawang merah dengan luas lahan 27.000 hingga 32.000 hektare.

Cara lain untuk menstabilkan harga bawang merah Brebes, Pemkab bekerja sama dengan daerah lain di Indonesia untuk menampung bawang hasil panen. “Kita MoU dengan daerah lain, misalnya yang baru-baru ini Riau. Jadi setelah kebutuhan di sini terpenuhi, kita kirim ke daerah lain yang tidak menghasilkan bawang,” ujar Kadis Pertanian Pemkab Brebes, Yulia.

Kunjungan kerja Mentan Amran ke Brebes mengahadiri acara Apresiasi dan Sinkronisasi Program Kementan 2019 di Jawa Barat yang berlangsung di Alun-Alun Brebes. Acara ini dihadiri seribuan petani dari empat daerah, yakni Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Pemalang. Mentan menyerahkan sejumlah bantuan, di antaranya ayam kampung 50 ekor per rumah tangga, bibit padi, alsintan, dan bantuan lain di sektor pertanian.

(Fahmi Firdaus )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement