JAKARTA - Forum Umat Islam (FUI) akan turun langsung guna menjaga setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) agar mencegah adanya kecurangan pada pemilu 2019 mendatang. Lalu bagaimana sikap Polri?
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan jika pihaknya tak mempermasalahkan adanya seruan itu. Namun tetap harus berkomunukasi dengan pihak Polri.
“Boleh saja, tapi harus koordinasi dengan satuan wilayah setempat,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (29/3/2019).
Maka dari itu, Polri meminta FUI untuk berkoordinasi dengan satuan wilayah setempat sesuai prosedur atau aturan yang berlaku.
Tak hanya itu, sambung Dedi, Polri juga akan memberikan batas kepada FUI untuk mengawal TPS saat pemilu esok. “Mereka di luar, mereka pasti akan berkoordinasi, dan akan diberi batas mereka,” ujar Dedi.
Sebelumnya, instruksi FUI ini diberikan kepada jemaah Subuh Akbar guna mengawal TPS saat pencoblosan. FUI menargetkan, satu TPS dijaga 210 orang berbaju putih. Gerakan sebagai langkah awal menjaga pemilu dari kecurangan. (kha)
(Fetra Hariandja)