Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Petani di Jember Senang Hasil Panen Diserap Bulog

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Sabtu, 30 Maret 2019 |10:46 WIB
Petani di Jember Senang Hasil Panen Diserap Bulog
Foto: Humas Kementan
A
A
A

Lebih lanjut Jumantoro menimpali, harga gabah saat ini sudah kembali naik, curah hujan juga mulai berkurang. “Kemarin harga gabah Rp2.000-2.600 per Kg, tapi saat ini sudah mencapai Rp3.000-3.500 per Kg. Bisa stabil di harga Rp3.500 kami sudah senang," ucapnya..

Petani Antusias Sambut Komitmen Bulog Beli Gabah Petani

Melihat harga yang sudah di dekat HPP, Badan Ketahanan Pangan (BPK) Kementerian Pertanian (Kementan) yang diwakili Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Andriko Noto Susanto mendukung langkah Bulog dan Mitra Perpadi dan Gapoktan untuk segera menyerap gabah tersebut.

“Bapak Menteri (Mentan Amran Sulaiman) menginstruksikan harga GKP di petani tidak boleh di bawah Rp4.070 pada kadar air 25% dan hampa 10%. Jika ada gabah yang di bawah HPP segera serap. Saya melihat di sini harga sudah masuk, kualitas juga sudah diuji, tunggu apalagi segera serap. Masalah varietas, saya sampaikan ke petani bahwa tidak ada persyaratan jenis varietas dalam penyerapan gabah oleh Bulog. intinya kalau harga dan kualitas masuk langsung dibeli," jelas Andriko.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bulog Subdivre Jember, Jamaludin menyampaikan kesiapannya membeli gabah petani. “Pada hari ini, disaksikan oleh Tim Kementerian Pertanian, HKTI, KTNA, dan Perpadi, kami melakukan pembelian awal gabah oleh Bulog sebesar 20 ton GKP dan akan terus bertambah. Kalau tadi kata Pak Ali harga gabah Rp3.500, sekarang Bulog akan beli dengan harga 4.070 sesuau HPP, fleksibilitas," ucap Jamaludin.

Mendengar arahan Andriko dan jawaban Bulog, petani yang hadir merasa bersyukur dan senang atas harga yang diterima.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement