Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Cara yang Perlu Dicoba Pemprov DKI agar Warga Jakarta Tertarik Naik MRT

Fadel Prayoga , Jurnalis-Sabtu, 30 Maret 2019 |12:03 WIB
Ini Cara yang Perlu Dicoba Pemprov DKI agar Warga Jakarta Tertarik Naik MRT
MRT, alat transportasi modern terbaru di Jakarta (Foto: Arif Julianto/Okezone)
A
A
A

"Parkir, tarifnya dinaikkan, lahannya dikurangi. Parkir di Indonesia itu paling murah sedunia. Artinya, itu di luar negeri tarif parkirnya mahal. Bisa sampai 20-40 kali lipat tarif angkutan umum. Di China itu naik angkutan umum paling mahal 4 Yuan. Parkir bisa Rp50.000," tuturnya.

Terkait penetapan tarif maksimal MRT sebesar Rp14.000 dengan jarak Lebak Bulus hingga Bundaran HI, ia menilai itu terlalu tinggi. Menurut Djoko, angka psikologis angkutan umum berada di kisaran Rp10.000.

Infografis MRT

Untuk masa awal, lanjut Djoko, seharusnya diberlakukan tarif murah. Setelah itu, perlahan bisa dinaikkan hingga Rp14.000. Ia menyarankan agar operasional MRT bisa meniru KRL. Dahulu, KRL menerapkan tarif murah lalu saat penggunanya sudah banyak, tarifnya bisa naik.

"Tiket itu sebaiknya maksimalnya Rp10.000. Tiru KRL. Dulu kan dimurahin dulu, terus pelayanan naik, lama-kelamaan harga juga naik," ujarnya.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement