Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Aksi Sandiaga Mengibarkan Bendera NU saat Kampanye Dinilai Tak Etis

Fadel Prayoga , Jurnalis-Minggu, 07 April 2019 |03:02 WIB
Aksi Sandiaga Mengibarkan Bendera NU saat Kampanye Dinilai Tak Etis
Sandiaga kibarkan bendera NU saat kampanye di Lumajang. (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), Ali Masykur Musa menganggap aksi cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno mengibarkan bendera NU saat berkampanye di Lumajang tak etis. Hal itu sama saja seperti memaksa organisasi Islam tertua di Tanah Air ke dalam agenda politik praktis.

"Pasangan capres yang membawa bendera NU (saat kampanye), itu boleh dikatakan dinilai tidak etis dan mengingkari komitmen NU secara organisatoris adalah organisasi yang tidak boleh politik praktis," kata Ali di Jakarta, Sabtu (7/4/2019).

Menurut dia, bila yang membawa dan mengibarkan masyarakat umum saat menghadiri kampanye terbuka, masih bisa dimaklumi. Sebab, NU itu merupakan organisasi besar dan sangat sulit untuk mengaturnya.

"Kalau masyarakat umum membawa bendera itu bisa dimaklumi karena NU adalah organisasi yang sangat besar dan sulit untuk diatur untuk tidak membawa atribut NU dalam sebuah kampanye," ujarnya.

(Baca juga: BPN: Sandiaga Spontan Kibarkan Bendera NU di Lumajang)

Ia berharap kepada seluruh umat NU di Tanah Air agar menahan amarahnya ketika melihat aksi Sandiaga mengibarkan bendera NU saat menghadiri kampanye di Lumajang.

Sandiaga

Ali mengingatkan umat Islam tak terprovokasi dengan adanya peristiwa tersebut. Ia meminta kepada keluarga besar NU untuk menjaga keamanan Indonesia dalam menyongsong agenda pesta demokrasi lima tahunan nanti.

"Saya berharap kepada keluarga besar NU jangan terprovokasi melakukan gerakan anarkis jelang pemilu dan pasca-pemilu. Karena apapun NU adalah organisasi terbesar," ujarnya.

Seperti diketahui, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur merasa keberatan dengan aksi Sandiaga Uno yang mengibarkan bendera NU saat kampanye di Stadion Lumajang 4 April 2019

Tindakan pengibaran "bendera NU" dalam kegiatan kampanye politik semacam itu dianggap bentuk pelecehan kepada Jam'iya NU yang dapat menimbulkan gesekan horizontal di tengah masyarakat.

(Qur'anul Hidayat)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement