Iran Akan Labeli Tentara AS sebagai Teroris jika Hal Serupa Dilakukan pada Garda Revolusi

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 08 April 2019 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 08 18 2040429 iran-akan-labeli-tentara-as-sebagai-teroris-jika-washington-lakukan-hal-serupa-pada-garda-revolusi-P9OFFnVOQh.jpg Garda Revolusi Iran. (Foto: Reuters)

TEHERAN – Iran akan mengambil tindakan serupa dan menempatkan militer Amerika Serikat (AS) ke dalam daftar teroris jika Washington menandai Garda Revolusi Iran (IRGC) sebagai kelompok teroris. Ancaman itu disampaikan mayoritas anggota parlemen Iran pada Minggu.

Sebelumnya, tiga pejabat pemerintah AS mengatakan bahwa Washington akan menandai IRGC sebagai organisasi teroris asing dalam waktu dekat. Langkah itu akan menjadi kali pertama AS melabeli militer suatu negara sebagai kelompok teroris.

BACA JUGA: AS Akan Golongkan Garda Revolusi Iran Sebagai Kelompok Teroris dalam Waktu Dekat

"Kami akan menjawab tindakan apa pun yang dilakukan terhadap pasukan ini secara tindakan timbal balik," demikian isi pernyataan yang dikeluarkan oleh 255 dari 290 anggota parlemen Iran yang dilansir kantor berita IRNA.

"Jadi para pemimpin Amerika, yang mereka sendiri adalah pencipta dan pendukung teroris di kawasan (Timur Tengah), akan menyesali tindakan yang tidak pantas dan konyol ini."

Para kritikus mengatakan, langkah AS terhadap IRGC tersebut dapat membuka kemungkinan yang besar bagi negara-negara yang tidak bersahabat untuk turut melabeli tentara AS di luar negeri sebagai kelompok teroris. Hal itu akan berbahaya bagi pasukan AS yang ditempatkan di berbagai wilayah di dunia, terutama di Timur Tengah.

Reuters, Senin (8/4/2019) melaporkan, pengumuman terkait pelabelan IRGC tersebut diperkirakan akan dilakukan oleh Departemen Luar Negeri AS pada Senin pagi. Namun, isu mengenai tindakan tersebut telah beredar sejak beberapa tahun lalu.

BACA JUGA: Jika Garda Revolusi Dianggap Teroris, Iran Akan Samakan Pasukan AS dengan ISIS

Komandan IRGC Mohammad Ali Jafari juga mengemukakah komentarnya terkait langkah AS yang ditunda itu pada Minggu, memperingatkan bahwa dengan pelabelan tersebut militer AS akan kehilangan semua keamanan yang dinikmati di Asia barat.

"Dengan kebodohan ini, tentara Amerika dan pasukan keamanan tidak lagi tenang hari ini di kawasan Asia Barat," kata Jafari seperti dikutip FARS.

IRGC yang dibentuk pada 1979 adalah organisasi keamanan terkuat di Iran. Mereka memliki kendali dalam sebagian besar sektor ekonomi Iran dan memiliki pengaruh kuat dalam sistem politiknya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini