"Pripun kabaripun, Pripun kabaripun, pripun kabaripun? (Bagaimana kabarnya, bagaimana kabarnya, bagaimana kabarnya)" ujar Jokowi dalam kampanye yang turut dihadiri Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan politikus senior Pramono Anung.
"Angkat jarinya, sekali lagi angkat jarinya, angkat jempolnya. Waduh saya sampai ke panggung ini, tidak hujan tapi baju dan kaus celana basah kuyup semuanya," kata Jokowi yang disambut teriakan riang massa.
Di hadapan massa, Jokowi mengaku sangat bahagia bisa berkampanye di Kota Solo. Maklum, Jokowi berasal dari kota itu dan ia memulai karir politiknya di Solo dengan menjadi wali kota dua periode sebelum dipercaya memimpin DKI Jakarta dan jadi Presiden.
"Tetapi saya sangat berbahagia sekali, sangat senang sekali, karena bisa hadir di Kota Solo, kota yang sangat dicintai di mana saya memulai karir saya di bidang pemerintahan di sini 2005-2010 lancar Alhamdulillah. 2010,baru dua setengah tahun, diambil Bu Mega ke Jakarta. Di Jakarta juga sama, baru jadi gubernur kurang dari tiga tahun diangkat lagi ke atas dicalonkan lagi sebagai Presiden," ujarnya.
Jokowi meminta masyarakat Jawa Tengah khususnya Soloraya memenangkan dirinya sebagai putra daerah di Pilpres 2019. Pada Pilpres 2014, Jokowi menang 66 persen suara di Jawa Tengah. Pilpres kali ini dia ingin menang lebih banyak.