Survei Digitroops: Jokowi Paling Banyak Diserang Hoaks

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 11 April 2019 18:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 11 605 2042189 survei-digitroops-jokowi-paling-banyak-diserang-hoaks-VPJYINf12T.jpg Survei Digitroops (Foto: Fadel Prayoga)

JAKARTA - Lembaga Survei Nasional Digitroops Indonesia merilis hasil survei terkait maraknya berita hoaks dalam menyongsong Pemilu 2019. Dari penelitian itu, terlihat bila capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) paling banyak diserang pemberitaan bohong di media sosial.

Peneliti Digitroops, Yusep Munawar Sofyan, mengatakan isu yang membanjiri media sosial dan menyerang Jokowi soal Indonesia dibanjiri tenaga kerja asing (TKA), Jokowi anak kader Partai Komunis Indonesia (PKI), kriminalisasi ulama, hingga pelarangan azan.

"Isu Jokowi membiarkan Indonesia dibanjiri tenaga kerja asing paling banyak dikenal publik," kata Yusep saat memaparkan hasil rilis di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2019).

Jokowi-Maruf Amin

(Baca Juga: Soal Surat Suara Tercoblos di Malaysia, TKN Terjunkan Anggota dan Tim Hukumnya

Berikut enam isu terpupuler versi Survei Nasional Digitroops Indonesia :

1. Jokowi membiarkan Indonesia dibanjiri tenaga kerja asing : 48,2 persen responden yang pernah mendengar isu itu, 46,9 persen percaya.

2. Jokowi anak PKI: Pernah dengar isu itu 20,8 persen, percaya 36,3 persen.

3. Jokowi melakukan kriminalisasi terhadap ulama: Pernah dengar isu itu 33,8 persen, 19,7 persen percaya isu itu.

4. Jokowi melarang azan: Pernah dengar 25,5 persen, percaya 19,5 persen isu itu.

5. Kelompok Islam radikal berkumpul di belakang Prabowo: Pernah dengar 22,2 persen, percaya 25,8 persen.

6. Prabowo bersama Habib Rizieq akan menerapkan NKRI bersyariah: Pernah dengar 20,8 persen, percaya 36,3 persen.

(Baca Juga: Malam Ini, Bawaslu Keluarkan Rekomendasi Terkait Surat Suara Tercoblos di Malaysia

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini