Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

WNI di Suriah Ikuti Pemilu 2019, Sebagian Terkendala Daerah Konflik

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Minggu, 14 April 2019 |14:19 WIB
WNI di Suriah Ikuti Pemilu 2019, Sebagian Terkendala Daerah Konflik
WNI di Suriah memberikan hak pilihnya di KBRI Damaskus. (Foto: KBRI Damaskus)
A
A
A

JAKARTA – Pemilihan Umum 2019 untuk TPS yang diselenggarakan di Aula KBRI Damaskus, Suriah, berjalan tertib dan lancar. Hal ini sebagaimana disampaikan KUAI KBRI Damaskus Andri Noviansyah.

"Syukur Alhamdulillah pada hari ini acara pencoblosan di TPS 01 Damaskus berjalan lancar dan tertib. Masyarakat Indonesia, termasuk para pelajar, sangat antusias memberikan suaranya untuk Indonesia yang lebih baik," kata Andri dalam keterangan yang diterima Okezone, Minggu (14/4/2019).

Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Damaskus menyelenggarakan pemilu pada Sabtu 13 April 2019. Pemilihan meliputi pemilu presiden dan wakil presiden serta anggota DPR RI Dapil II Jakarta dengan mekanisme TPS.

Pemilu diawali pengambilan sumpah anggota KPPSLN, dilanjutkan pembukaan kotak suara yang berisi 91 surat suara untuk masing-masing pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan anggota DPR RI Dapil II Jakarta beserta logistik penyelenggaraan pemilu lainnya.

(Baca juga: WNI di Korsel Gunakan Pakaian Adat ketika Ikuti Pemilu 2019)

Pembukaan pemilu disaksikan Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Damaskus, Panitia Pelaksana Pemilihan Umum Luar Negeri (PPLN) Damaskus, dan masyarakat Indonesia di Suriah.

Lima hari sebelumnya, Senin 8 April 2019, KPPSLN KSK (Kotak Suara Keliling) telah menyelenggarakan pemilu untuk WNI yang tinggal di Provinsi Latakia dan Provinsi Aleppo.

Masyarakat Indonesia di Suriah, yang sebagian besar pekerja migran dan pelajar, secara antusias serta bersuka ria menyampaikan aspirasi melalui metode TPS di Damaskus, serta KSK di Latakia dan Aleppo.

Pemilu. (Foto: Okezone)

Sebanyak 192 WNI di Suriah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT). Dari jumlah tersebut, sedikitnya 124 atau sekira 64 persen telah menggunakan hak suara.

Menurut Ketua PPLN, Priyanto Mawardi, jumlah pemilih yang menggunakan hak pilihnya melalui KSK 01 Latakia (360 kilometer dari ibu kota Damaskus, bagian barat daya Suriah) mencapai 100 persen. Sedangkan di KSK 02 Aleppo (410 km bagian utara Suriah) yang ditempuh melalui perjalanan darat, dan sebagian besar masih dianggap daerah konflik, mencapai 50 persen suara.

Diperkirakan sebagian WNI yang tidak dapat menyampaikan aspirasinya dikarenakan situasi dan kondisi setempat yang kurang memungkinkan mereka mendatangi tempat pemungutan suara yang telah disiapkan PPLN.

(Baca juga: Masyarakat Indonesia Antusias Ikuti Pemilu 2019 di KBRI Manila)

Kemudian sejumlah pelajar Indonesia di Suriah, yang sebagian besar merupakan pemilih pemula, menyampaikan harapan agar para calon terpilih dapat memimpin Indonesia dengan amanah, menyejahterakan bangsa, menjaga persatuan, menjadikan Indonesia sebagai suatu negara yang bermartabat, pusat peradaban dunia, pusat ilmu pengetahuan, memberikan beasiswa kepada pelajar Indonesia di luar negeri, tidak menggunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi, serta dapat mewujudkan cita-cita pendiri bangsa untuk perdamaian dunia.

Seluruh surat suara masuk akan dihitung secara serentak pada Rabu 17 April 2019 di Ruang Serbaguna KBRI Damaskus.

Usai menggunakan hak suaranya di TPS 01 Damaskus, WNI berkesempatan menikmati sajian khas masakan Indonesia.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement