Akun Twitter Diretas, Mahfud MD Sarankan Said Didu & Dahlan Iskan Lapor Polisi

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 15 April 2019 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 15 605 2043787 akun-twitter-diretas-mahfud-md-sarankan-said-didu-dahlan-iskan-lapor-polisi-3qOAZSPM9f.jpg Mahfud MD (Foto : Fakhrizal Fakhri/Okezone)

JAKARTA - Pakar hukum tata negara, Mahfud MD menyarankan agar mantan Staf Khusus Menteri ESDM, Said Didu untuk melaporkan peretasan akun Twitternya ke Polri. Akun Twitter Said Didu diretas untuk memfitnah Ustaz Abdul Somad (UAS) setelah bertemu dengan Prabowo Subianto.

Selain Said Didu, Mahfud menyarankan mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan melaporkan peretasan akun Twitter miliknya ke polisi.

"Saya sendiri sebagai temannya ya sedih sampai diretas. Bukan hanya itu, Dahlan Iskan itu akun Twitternya juga diretas orang, beberapa saat sudah kembali normal lagi tapi follower-nya 2,2 juta hilang. Enggak ada lagi follower-nya sesudah diretas beberapa waktu lalu itu," kata Mahfud di kawasan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (15/4/2019).

Mahfud mengaku telah bertemu dan berbincang dengan Dahlan Iskan setelah peristiwa peretasan akun Twitter-nya. Selain itu, keduanya juga membahas persoalan politik menjelang pemungutan suara di Pilpres 2019.

"Diskusi tentang situasi politik, tentang arah perkembangan politik ke depan, bagaimana sesudah Pemilu negara ini harus dikelola," ujarnya.

Mahfud juga tak mempersoalkan adanya perbedaan pilihan politik dirinya dengan Dahlan Iskan. Meski demikian, ia tak menyatakan arah dukungannya ke Jokowi-Ma'ruf.

"Soal pilihan ya masing-masing orang punya pilihan. Tidak ada kesepakatan-kesepakatan untuk memilih atau tidak memilih siapa. Kita punya pilihan sendiri-sendiri, seperti saya juga punya pilihan sendiri. Mungkin Pak Dahlan juga punya pilihan sendiri," ujarnya.

Mahfud mempersilakan publik menebak siapa jagoannya yang akan dipilih dalam Pilpres 2019. Menurut dia, setiap orang pasti telah bisa mengetahui arah dukungannya tersebut.

"Sejak awal orang sudah bisa menduga sebenarnya saya memilih siapa. Sekarang tidak boleh saya menyebutkan memilih siapa. Ini Minggu tenang," katanya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini