KAHMI Ajak Masyarakat Kawal Pemilu Damai demi Kemajuan Bangsa

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 15 April 2019 19:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 15 605 2043850 kahmi-ajak-masyarakat-kawal-pemilu-damai-demi-kemajuan-bangsa-fHbnXw4Y1o.JPG Koordinator Presidium KAHMI, Hamdan Zoelva (Foto: Harits Tryan Akhmad/Okezone)

JAKARTA - Menjelang hari pencoblosan Pemilu serentak pada Rabu, 17 April 2019, Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) mengeluarkan beberapa poin ajakan. Salah satunya yakni seluruh elemen masyarakat diimbau mengawal pelaksanaan pemilu demi terciptanya kondisi aman dan damai.

“Menghadapi pemungutan suara, Rabu 17 April 2019 dan tahapan pemilu selanjutnya, dan dalam rangka mengawal pemilu damai, berintegritas dan bermartabat untuk kemajuan bangsa. Majelis Nasional KAHMI mengajak seluruh elemen bangsa," ujar Koordinator Presidium KAHMI, Hamdan Zoelva, di Kantor Sekretariat KAHMI, Jalan Turi, Senopati, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019).

KAHMI mengajak seluruh rakyat untuk berpartisipasi dalam proses pemilu ini seperti datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan memberikan pilihannya hingga ikut mengawasi agar proses berjalannya pemilu yang damai, adil dan jujur.

“Memilih adalah hak setiap warga megara, bukan kewajiban. Tetapi memilih juga adalah tanggung jawab yaitu tanggung jawab ikut menentukan penyelenggara negara pada masa lima tahun mendatang,” tuturnya.

KAHMI lanjut Zoelva, juga meminta agar penyelenggara pemilu hingga aparat negara termasuk aparat penegak hukum agar benar-benar netral, adil dan tidak memihak kepada salah satu pasangan calon (paslon). Hal itu kata dia, untuk menajaga integritas dan profesionalitas dalan melaksanakan tugas penyelenggara pemilihan umum.

Para peserta pemilu, tim sukses hingga pendukung kedua paslon lanjut Zoelva, untuk dapat bersikap jujur dan ksatria. Seperti tidak melakukan tindakan pelanggaran yang melawan aturan pemilu.

Debat Capres

"Peserta pemilu memiliki tanggung jawab besar dan sentral dalam menjamin pemilu damai dan berinetgritas,” ujarnya.

Terakhir, kepada seluruh pimpinan aparatur KAHMI di seluruh tingkatan, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) meminta agar mereka ikut menjaga dan menjamin terselenggaranya pemilu yang aman dan damai.

"KAHMI harus tetap menjadi obor dan benteng dalam menjaga keselamatan dan keutuhan bangsa yang kita cintai,” tuturnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini