nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada Gelombang Tinggi hingga 6 Meter Hantui Samudera Hindia Selatan Jawa

Fakhri Rezy, Jurnalis · Kamis 18 April 2019 11:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 18 337 2045079 waspada-gelombang-tinggi-hingga-6-meter-hantui-samudera-hindia-selatan-jawa-RumdEA9wNF.jpg Ilustrasi Ombak Tinggi (Koran Sindo)

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di wilayah pesisir di Samudera Hindia, Selatan Jawa. Diperkirakan tinggi gelombang mencapai 4,0 hingga 6,0 meter.

Mengutip laman BMKG, Jakarta, Kamis (18/4/2019), BMKG menyatakan terdapat pola sirkulasi Eddy di Utara Papua. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTB, Laut Sawu bagian selatan, Perairan selatan Kep. Tanimbar, dan Laut Arafuru. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

 Baca juga: Ini Wilayah-Wilayah yang Berpotensi Dilanda Gelombang Tinggi hingga 14 Februari

Pola angin di wilayah utara Indonesia umumnya dari Barat Laut - Timur Laut dengan kecepatan 3 - 15 knot, sedangkan di wilayah selatan Indonesia umumnya dari Timur - Selatan dengan kecepatan 3 - 20 knot.

Berdasarkan pengamatan BMKG, potensi gelombang tinggi tidak hanya terjadi di Samudera Hindia selatan Jawa, tetapi juga berpotensi terjadi di 12 wilayah perairan Indonesia lainnya dengan kisaran yang lebih rendah yaitu 2,5 hingga 4 meter.

https://img-k.okeinfo.net/content/2019/01/24/340/2009080/bmkg-waspada-angin-kencang-dan-gelombang-tinggi-7-meter-di-perairan-ntt-fNm5WrDTsd.jpg

Wilayah tersebut di antaranya Perairan Barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, Selat Bali-Lombok-Alas, Sape bagian selatan, Perairan Pulau Enggano-Bengkulu, Selat Sumba bagian barat, Perairan Barat Lampung, Perairan Selatan Pulau Sumba.

 Baca juga: BMKG: Waspada Angin Kencang dan Gelombang Tinggi 7 Meter di Perairan NTT

Juga di Samudera Hindia barat Sumatera, Selat Sumba bagian barat, Selat Sunda bagian selatan, Laut Sawu bagian selatan, Perairan selatan Pulau Jawa hingga Pulau Sumba, dan Samudera Hindia selatan Bali hingga NTT.

Selain itu 20 wilayah perairan Indonesia lainnya juga masih perlu mewaspadai potensi gelombang tinggi dengan kisaran yang lebih rendah yaitu 1,25 meter hingga 2,5 meter.

Wilayah tersebut di antaranya adalah Perairan Utara Sabang, Perairan Sabang-Banda Aceh, Perairan Barat Aceh, Perairan Timur Pulau Simeulue, Samudera Hindia barat Aceh, Selat Sape bagian selatan, Selat Ombai, Laut Sawu bagian utara, Perairan Kupang-Rote, Laut Timor selatan NTT.

 Baca juga: BMKG Imbau Nelayan Waspada Ombak 2,5 Meter di Laut Maluku

Serta di Perairan selatan Kepulauan Letti hingga Tanimbar, Perairan Selatan Kepulauan Babar-Tanimbar, Perairan Selatan Kepulauan Kei hingga Aru, Laut Arafuru, Perairan Kepulauan Sangihe-Talaud, Laut Maluku bagian utara, Perairan utara hingga timur Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Utara Papua Barat hingga Papua, dan Samudera Pasifik utara Halmahera hingga Papua.

BMKG meminta agar diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Adapun pelayaran-pelayaran yang harus diperhatikan yakni:

- Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m)

- Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m)

- Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m)

- Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.

BMKG menyatakan peringatan ini dikeluarkan pada hari Kamis 18 April 2019 pukul 07.00 WIB yang berlaku hingga 3 hari hingga Minggu 21 April 2019.

(rzy)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini