nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengadilan Irak Hukum Mati Empat Orang karena Terlibat ISIS

Antara, Jurnalis · Senin 22 April 2019 02:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 22 18 2046231 pengadilan-irak-hukum-mati-empat-orang-karena-terlibat-isis-3pZnAIJpLp.jpg Ilustrasi pengadilan. (Foto: Reuters)

BAGHDAD – Satu pengadilan Irak telah menjatuhkan hukuman mati dengan cara menggantung empat anggota kelompok militan ISIS (Daesh) karena terlibat kejahatan-kejahatan teroris di Irak dan Suriah. Demikian diungkapkan pengadilan dalam sebuah pernyataan pada Minggu 21 April 2019.

Mengutip dari Antaranews, Senin (22/4/2019), empat pria tersebut, yang sudah lama diburu, diserahkan kepada Irak oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dukungan Amerika Serikat.

Satu pengadilan kejahatan di Baghdad mendakwa mereka karena bergabung dengan ISIS dan melakukan operasi-operasi kejahatan yang menyasar warga sipil tidak bersalah dengan tujuan mengganggu perdamaian dan stabilitas di Irak dan Suriah.

Seorang narasumber di pengadilan mengatakan mereka adalah orang Irak. Pada Februari, militer Irak mengatakan SDF telah menyerahkan 280 tahanan asal Irak dan asing kepada Baghdad.

Ribuan orang asing telah bertempur atas nama Daesh di Irak dan Suriah sejak sedikitnya tahun 2014. Banyak wanita asing datang –atau dibawa– dari luar negeri untuk bergabung dengan para petempur itu.

(Foto: Shutterstock)

Pengadilan-pengadilan Irak bergantung pada undang-undang kontraterorisme untuk menghukum ribuan tersangka, termasuk para petemnpur asing karena bergabung dengan kelompok tersebut.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia telah menuding Irak dan pasukan regional lain tidak konsisten dalam proses peradilan dan peradilan yang cacat sehingga menjurus ke pengakuan-pengakuan yang tak adil.

ISIS merebut sepertiga wilayah Irak pada 2014, tetapi dikalahkan di sana dan di Suriah, negara tetangganya, tempat pasukan dukungan AS yang bulan lalu memproklamasikan penguasaan wilayah terakhir ISIS, menghapus kekuasaannya dalam bentuk "kekhalifahan" yang diberlakukan sendiri.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini