Mendagri Sayangkan Bupati Madina Mengundurkan Diri karena Masalah Politis

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 23 April 2019 00:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 22 605 2046748 mendagri-sayangkan-bupati-madina-mengundurkan-diri-karena-masalah-politis-DnQSCaC6Cb.jpg Mendagri Tjahjo Kumolo. (Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone)

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menilai pengunduran diri Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution tidak lazim. Pasalnya, Dahlan langsung bersurat ke Kementerian Dalam Negeri. Apalagi, dia memberikan alasan mundur dari jabatan karena kecewa setelah perolehan suara calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin kalah di Madina.

"Ini yang kami terus sekarang sudah melakukan koordinasi dengan Pemda Sumut, dan nanti akan kami panggil. Karena ini sebuah proses yang tidak lazim. Dia seorang bupati yang cukup berhasil di daerahnya, kenapa hanya masalah politis pertimbangannya dia mundur," kata Tjahjo ketika berada di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 22 April 2019.

(Baca juga: Mendagri Sebut Alasan Bupati Mandailing Natal Mengundurkan Diri Tak Lazim)

Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution. (Foto: Ist)

Tjahjo menerangkan, mekanisme pengunduran diri kepala daerah setingkat bupati dan wali kota seharusnya diajukan terlebih dahulu ke DPRD. Kemudian hasil pembahasan DPRD diajukan ke gubernur.

"Baru gubernur menyerahkan kepada Mendagri," jelas Tjahjo.

(Baca juga: Bupati Mandailing Natal Mundur, Moeldoko: Itu Hak Pribadinya)

(Foto: Ist)

Ia memastikan alasan Dahlan Hasan Nasution mundur dari jabatan sebagai Bupati Madina hanya karena masalah politis. Ia pun menyayangkan langkah tersebut.

"Padahal, dia didukung oleh tiga partai untuk menjadi kepala daerah, kan membutuhkan proses yang panjang, dan ada amanah dari masyarakat, masak hanya karena itu," tutur Tjahjo.

(han)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini