Mendagri Sebut Alasan Bupati Mandailing Natal Mengundurkan Diri Tak Lazim

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Minggu 21 April 2019 19:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 21 605 2046175 mendagri-sebut-alasan-bupati-mandailing-natal-mengundurkan-diri-tak-lazim-s0cYUSJ2L1.jpg Mendagri Tjahjo Kumolo (Dok Okezone)

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo membenarkan kabar terkait surat pengunduran diri yang dilakukan oleh Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution beberapa waktu lalu.

Kendati demikian, Tjahjo Kumolo mengungkapkan, alasan mundurnya Dahlan Hasan Nasution sangat tidak lazim. Hal tersebut dikarenakan mencederai amanat yang telah dititipkan dari masyarakat setempat.

“Tapi, alasan mundur ini sangat tidak lazim, sehingga akan mencederai amanat masyarakat yang telah memilih yang bersangkutan secara langsung,” ujar Tjahjo Kumolo, Minggu (21/4/2019).

Sedangkan secara prosedural, surat pengunduran diri yang dilakukan oleh Dahlan Hasan salah alamat. Seharusnya, surat tersebut ditujukkan kepada DPRD setempat, bukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Surat pengunduran diri Bupati Mandailing Natal (Ist)

“Secara prosedural, alamat surat ini tidak tepat. Harusnya ditujukan kepada DPRD untuk selanjutnya diteruskan kepada Mendagri melalui Gubernur Sumut,” tuturnya.

Untuk langkah lebih lanjutnya, Mendagri akan mengomunikasikannya dengan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara, dan juga akan memanggil Dahlan Hasan Nasution lantaran alasan kemundurannya tidak lazim.


Baca Juga : Bupati Mandailing Natal Diisukan Mengundurkan Diri karena Jokowi Kalah di Kabupatennya

“Kita pelajari dan panggil yang bersangkutan bersama Pemprov Sumut. Karena alasan mundurnya tidak lazim, kami akan terus komunikasikan dengan Pemprov untuk fasilitasi,” tutur Tjahjo.

Seperti diketahui sebelumnya, pengunduran diri yang dilakukan Dahlan Hasan dikarenakan buntut kegagalannya memenangkan Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 di wilayah tempatnya memimpin.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini