nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kurangi Belanja Barang, Jokowi Ingin APBN Fokus untuk Pembangunan SDM

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 23 April 2019 10:59 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 23 337 2046879 kurangi-belanja-barang-jokowi-ingin-apbn-fokus-untuk-pembangunan-sdm-KHZ82BVBQu.JPG Presiden Jokowi saat memimpin rapat kabinet (Foto: Okezone)

BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar sidang paripurna untuk membahas ketersediaan anggaran dan pagu indikatif tahun 2020 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Jokowi menekankan, agar belanja modal akan diperkuat dan ditingkatkan. Ia pun meminta semua kementerian dan lembaga negara bisa memaksa jajarannya bisa memaksimalkan penyerapan anggaran tersebut.

"Saya ingin melanjutkan apa yang sudah kita bicarakan kemarin yang erkaitan dengan ketersediaan anggaran dan pagu Indikatif," kata Jokowi di Ruang Garuda Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/4/2019).

Jokowi mengistruksikan agar belanja barang kurangi sebanyak-banyaknya. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta Menkeu Sri Mulyani agar menyoroti kementerian dan lembaga guna tak banyak menggeluarkan anggaran untuk belanja barang.

"Bu Menkeu tolong dilihat pada tahun yang posisinya normal, saya kira mungkin 2015 pakai patokan, 2017. Pas normal 2000 berapa? 2017 ya normalnya. Tolong dipakai untuk masuk ke angka-angka itu," tuturnya.

Kepala Negara ingin skala prioritas kementerian dan lembaga negara dapat fokus untuk program kerja peningkatan sumber daya manusia (SDM) dalam menggunakan anggaran pendapatan belanja negara (APBN).

"Kita akan bicara spesifik untuk kementerian terakit termasuk di dalamnya kebijakan-kebijakan yang memberikan intensif-intensif kepada perusahaan-perusahaan agar mereka ikut sama-sama dengan kita melakukan pelatihan dan training besar-besaran baik dalam maupun luar negeri," kata Jokowi melanjutkan.

Jokowi

"Jadi sudah harus kelihatan tahun ini dan tahun depan kelihatan. Besar-besaran," katanya lagi.

Menurut Jokowi, pembangunan SDM harus terkonsolidasi dengan baik antarkementerian dan lembaga. Sehingga, ia berharap terjadi peningkatan kualitas SDM Indonesia dalam waktu dekat.

"Saya harapkan dalam waktu dekat ini dilakukan rapat terbatas yang berkaitan dengan ini. Sehingga nantinya anggaran bisa tepat sasaran, pelaksanaan bisa sesuai dengan waktu yang telah kita tentukan. Sehingga benar-benar terjadi peningkatan produktivitas tenaga kerja kita dan betul-betul mempunyai sebuah peta jalan yang jelas terukur dan hasilnya bisa dinikmati masyarakat," ujarnya.

(put)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini