Satu per satu organ relawan 02 di datanginya untuk ikut hadir dalam acara “doa anak Negeri” yang di gagasnya. “Baik responnya, inilah indahnya Indonesia, kita boleh berbeda tapi disatukan oleh Pancasila,” kata Yanny berkisah.
Sebagai pemenang di quick count, yanny mengaku tidak perlu jumawa. “Kalah menerima kekalahan dewasa kita, menang jangan jumawa, jadi lah kita negarawan,” pesannya.
Soal hasil Resmi KPU, Yanny berpesan agar publik menerima keputusan konstitusional. “KPU kan memang penyelenggara Yang konstitusional, harus kita taati. Kalau ada komplain tudingan kecurangan, ada alurnya di MK. Kita patuhi konstitusilah,” tandasnya.
Rangkaian acara “doa anak negeri” rencananya Selain di ikuti organ relawan 01,02 bersama anak yatim di Tangsel, juga akan menghadirkan tokoh Sipil dan militer, TNI - Polri, para purnawirawan serta tokoh agama.
“Kita ingin damai, dan berharap pada pemimpin masa depan Indonesia lebih maju dan memberikan kesejahteraan bagi warganya,” tutup Yanny.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.