Sandiaga Uno: Ijtima Ulama III Sesuai Konstitusi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Minggu 28 April 2019 15:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 28 605 2049033 sandiaga-uno-ijtima-ulama-iii-sesuai-konstitusi-QGPPBTyoc4.jpg

JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan bahwa ijtima ulama III yang akan diselenggarakan oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212 sesuai dengan konstitusi. ‎Ijtima ulama III sendiri diselenggarakan untuk menyikapi kecurangan pemilu 2019.

Hal itu diungkapkan Sandiaga Uno menanggapi pernyataan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko yang mengatakan bahwa ijtima ulama III dapat memicu gerakan massa dan harus dihentikan.

"Insya Allah gerakan kita semua adalah gerakan sesuai dengan konstitusi dan yang dilakukan oleh para ulama tentunya, pak kyai tentu lebih mengerti dan lebih bisa memberikan komentar," terang Sandi saat menghadiri dialog di Jalan Haji Abu, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, Minggu (28/4/2019).

Sandi menjelaskan, pemilu 2019 diduga banyak terjadi kecurangan. Oleh karenanya, masyarakat serta ulama dan tokoh agama menginginkan pemilu yang jujur dan adil dengan menggelar ijtima ulama III.

"Tentunya semua masyarakat menginginkan pemilu yang jujur dan adil, dan intinya para ulama juga menginginkan pemilu yang bermartabat, ini yang perlu kita berikan ruang," ujarnya.

(Baca Juga: Yusril: Saya Tidak Respek dengan Ijtima Ulama Prabowo-Sandiaga)

Menurut Sandi, dirinya akan lebih fokus mengawal tindak kecurangan dengan mendampingi serta memberi semangat para relawan. Sandi meminta agar kecurangan yang terjadi di Pemilu 2019 ditindaklanjuti.

"Kalau kita lihat juga kecurangan sudah mulai dilaporkan satu-persatu, presiden juga sudah memberikan pernyataan juga. Kita pastikan bahwa semua kecurangan itu ditindaklanjuti dan diberi sanksinya dan ada follow upnya, Nah sekarang semakin hari, semakin banyak kecurangannya," katanya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini