“Kita harus menjaga dan memelihara Kearifan Lokal sebagai rajutan perdamaian dan kerukunan di tengah-tengah masyarakat Maluku," katanya.
Untuk diketahui, dalam beberapa kesempatan, Satgas Yonif 711/Rks memanfaatkan seni marawis sebagai wahana membangun kebersamaan dan kepercayaan antar kelompok warga, seperti di Wakal-Hitu, dan Latu-Hualoy yang mayoritas warganya beragama Islam.
Baca Juga : Studi Banding Sistem Pertahanan, NDU Pakistan Kunjungi Mabesad
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.