
Prabowo menuturkan, jika aturan main dalam pertandingan tidak lagi dipatuhi, maka pihak yang merasa dirugikan tidak mau mengakui hasil pertandingan. Hal tersebut juga berlaku dalam konteks pesta demokrasi.
"Kalau aturan main tidak dipatuhi, biasanya nggak mau diakui hasil pertandingan itu. Itu sepak bola tingkat kampung. Anak-anak kita saja di kampung tidak mau dicurangi. Masak 260 juta rakyat Indonesia mau dicurangi?" tandas Prabowo.
Prabowo menambahkan, dirinya banyak sekali mendapat laporan yang menyakiti hati dan akal sehatnya terkait dugaan kecurangan pemilu ini. Menurut dia ada kalanya rakyat sudah cukup bersabar atas kebohongan dan kecurangan yang terjadi selama ini.
"Ada kalanya rakyat itu mengerti dan sadar. Rakyat mengatakan cukup sudah kebohongan dan kecurangan," katanya.
(Edi Hidayat)