nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Nilai Sambutan Bupati Karanganyar di Peresmian Bendungan Gondang Seperti Kampanye

Bramantyo, Jurnalis · Kamis 02 Mei 2019 16:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 02 512 2050663 jokowi-nilai-sambutan-bupati-karanganyar-di-peresmian-bendungan-gondang-seperti-kampanye-m9nn957Fmo.jpg Jokowi di Bendungan (Foto: Bramantyo/Okezone)

KARANGANYAR - Presiden Joko Widodo mengomentari sambutan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat peresmian Bendungan Gondang, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar malah melaporkan hasil perolehan suara mantan Walikota Solo itu di Pilpres 2019. Menurut Juliyatmono, saat pemilihan presiden, pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo - Ma'aruf Amien di Kabupaten Karanganyar mencapai angka diatas 80 persen, tepatnya mencapai 80.22 persen, dengan tingkat partisipasi mencapai 83 persen.

"Atas nama rakyat Karanganyar, kami mengucapkan selamat kepada bapak presiden, yang Insya Allah terpilih kembali untuk periode 2019-2024," kata Juliyatmono, saat peresmian Bendungan Gondang, Kamis (02/05/2019).

"Alhamdulillah, Karanganyar luar biasa.Dari bumi Karanganyar, kami berdoa untuk bapak presiden agar diberi kesehatan dan dapat memimpin Indonesia lima tahun ke depan. Untuk itu, karena keberhasilan bapak presiden luar biasa di Karanganyar, kami tinggal menunggu hadiah selanjutnya," imbuh Juliyatmono.

Baca Juga: Jokowi Resmikan Bendungan di Atas Bukit Gunung Lawu

Jokowi

Sementara itu, Presiden Jokowi menilai sambutan Bupati Karanganyar seperti orang yang tengah berkampanye. Padahal, Pemilihan Presiden (Pilpres) sudah selesai. Dan saat ini tinggal menunggu pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Tadi kok kelihatannya kampanye, semangat banget. Pilpresnya sudah selesai. Hitung-hitungannya juga sudah jelas, quick count juga sudah keluar. Tinggal menunggu pengumuman resmi dari KPU," kata Jokowi dengan santai.

Mendengar jawaban Presiden, terlihat sekali bila Bupati Karanganyar salah tingkah. Orang nomor satu di Kabupaten yang terletak di lereng Gunung Lawu ini hanya bisa senyum-senyum sendiri mendengar jawaban Presiden.

Begitu pula saat Jokowi menjawab minta hadiah yang di lontarkan Bupati Karanganyar karena perolehan suara pasangan Jokowi - Ma'aruf saat pilpres bisa di atas 80 persen.

"Tadi minta hadiah. Lah, apa waduk Gondang ini bukan hadiah. Katanya tadi, juga akan dibangun waduk Jlantah. Apa itu bukan hadiah. Apa mau minta lagi," tandas presiden.

Presiden hanya berharap, dengan dibangunnya waduk Gondang ini, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Karanganyar dan sekitarnya. Apalagi ke depan, lanjut bupati, waduk Gondang ini akan dijadikan salah satu objek wisata.

Sementara itu sempat terjadi insiden saat Presiden Jokowi menekan tombol tanda beroperasionalnya secara resmi bendungan Gondang.

Pasalnya, saat bel peresmian ditekan beramai-ramai oleh Presiden dan Ibu Negara Iriana Jokowi serta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Bupati Sragen, Kusdinar Yuni Untung Sukowati itu tidak mengeluarkan suara sirine.

Waduk Gondang ini, selain nantinya mampu mampu mengairi 4.680 hektar lahan pertanian di dua wilayah. Waduk yang menghabiskan dana hingga Rp 657 miliar ini, dibangun didaerah perbukitan lereng Gunung Lawu.

Jokowi

Pantauan Okezone, Presiden didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi,Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Bupati Sragen, Kusdinar Yuni Untung Sukowati, tiba di Waduk Gondang ini sekira pukul 10.22 WIB.

Bendungan Gondang yang pengerjaan awalnya dimulai sejak tahun 2014, memiliki luas sekira 4.680 hektar dan menghabiskan dana hingga Rp657 miliar.

Usai meresmikan Bendungan Gondang ini, Presiden meninjau langsung Bendungan Gondang yang akan mengairi lahan di dua Kabupaten, yaitu Kabupaten Karanganyar dan Sragen.

Sebelum meninggalkan Karanganyar, Presiden berserta Ibu Negara berkesempatan mampir sejenak Pasar tradisional di Kerjo, Karanganyar.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini