Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kesuksessan Program Serasi Ditentukan Peran Aktif Daerah

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Jum'at, 03 Mei 2019 |09:54 WIB
Kesuksessan Program Serasi Ditentukan Peran Aktif Daerah
Foto: dok.Kementan
A
A
A

Selain potensi lahan yang cukup luas, potensi peningkatan luas tanam (indeks pertanaman/IP) juga sangat besar. Selama ini, petani di lahan rawa hanya memanfaatkan lahan rawa satu kali tanam dalam setahun dengan masa tanam padi lokasi selama 6 bulan. Produktivitasnya juga hanya 3 ton/ha.

Padahal, dengan teknologi seperti rehabilitasi jaringan irigasi, perbaikan tanggul dan pintu air, lahan rawa bisa ditanam hingga 2-3 kali dalam setahun. Selain itu, dengan menggunakan benih padi unggul seperti Inpara, potensi peningkatan produktivitas tanaman juga cukup besar.

Sarwo Edhy mencontohkan, saat panen padi di Desa Kandangan, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan seluas 1.200 ha, produktivitas tanaman padi mencapai 6,5 ton gabah kering panen (GKP)/ha.

“Kita bantu benih dan Alsintan, mulai dari pengolahan tanah dan alat tanam dan panen, sehingga petani senang,” tambahnya.

Untuk kegiatan ini, Kementan menggelontorkan anggaran sebesar Rp3,7 triliun untuk optimasi lahan rawa melalui Program Serasi. Anggaran ini disiapkan Ditjen PSP sebesar Rp2,5 triliun untuk pengolahan lahan rawa.

(Abu Sahma Pane)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement