Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

11 Konflik Militer Terlama yang Belum Selesai: Israel-Palestina hingga Perang Saudara Somalia

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Selasa, 07 Mei 2019 |15:37 WIB
11 Konflik Militer Terlama yang Belum Selesai: Israel-Palestina hingga Perang Saudara Somalia
Warga Palestina di perbatasan Gaza. Foto/Reuters
A
A
A

Palestina menjadi negeri pesakitan karena wilayahnya semakin habis dicaplok Israel yang menjadi saudara dekat Amerika Serikat (AS). Konflik militer yang terjadi antara Israel dan Palestina telah menjadi isu dunia. Sayangnya penyesuaian selalu tak terjadi.

Konflik kedua kubu ini seperti sengaja dibiarkan karena ada kepentingan-kepentingan tertentu yang tersembunyi.

Perang Saudara Somalia

Sejak 1986 silam Somali terjerembab dalam perang sipil yang mengakibatkan banyak warganya yang tewas. Perang ini selesai pada tahun 1995 dan negara mulai damai kembali.

Foto/Reuters

Berpuluh tahun berselang Somalia dimasuki oranisasi teroris mengerikan yang membuat negeri ini menjadi memanas. Perang terus terjadi hingga sekarang dan mengakibatkan banyak sekali warga sipil yang menjadi korban. Bahkan saat ini tentara Inggris masuk bersama dengan tentara Amerika.

Konflik di Afghanistan

Afghanistan mengalami konflik militer yang sangat panjang. Bahkan sejak tahun 1978, negeri ini seudah harus berperang melawan kelompok militan (salah satunya Taliban). Setelah masalah ini selesai, Afghanistan kembali diguncang sejumlah manuver dari negara seperti Uni Soviet (Rusia) hingga akhirnya NATO menguasi negeri tetangga Pakistan dan India pada 2001 berbuntut serangan Al Qaeda di Amerika Serikat (AS).

Selama 13 tahun, perang telah memakan ribuan nyawa tak berdosa.

Foto/Reuters

Konflik Korea Utara dan Korea Selatan

Meski jarang sekali terjadi baku tembak di antara dua negara, namun nyatanya sampai sekarang di perbatasan antara Korea Selatan dan Utara masih terjadi ketegangan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement