Hasna Fadhilah melakukan ibadah Ramadan di masjid terdekat di Washington DC (Foto: courtesy)
Beberapa orang Indonesia di Amerika juga ada yang baru pertama kalinya merasakan berpuasa di luar negeri. Maryam Nisywa, mahasiswa asal Bandung, tiba di AS pada musim gugur lalu. Ia sudah biasa berpuasa sejak kecil. Namun bagi mahasiswi program master di George Washington University itu, puasa pertama di luar negeri adalah momen yang menantang sekaligus menjadi pengalaman baru.
“Selain tentunya menjaga kondisi fisik, hal penting bagi saya selama berpuasa adalah menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan, mendaftar berbagai online classes dan juga melakukan berbagai pekerjaan seperti translating dan transcribing,” ujar Maryam.

Maryam Nisywa, mahasiswi di George Washington University, melakukan puasa pertama di Amerika tahun ini (foto: courtesy)