nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Konsul Australia Temui Bupati Badung Bahas Lahan Eks Bom Bali

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Rabu 08 Mei 2019 14:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 08 244 2053048 konsul-australia-temui-bupati-badung-bahas-lahan-eks-bom-bali-m8ORyasK3R.jpg Lokasi Bom Bali (ABC)

MANGUPURA - Konsul Jenderal Australia, Dr. Helena Studdert, akhirnya menemui Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta. Kehadiran perwakilan Negeri Kangguru ini di rumah jabatan (Runjab) diunggah Bupati Giri Prasta dalam akun media sosial Instagram resminya.

Dalam akun tersebut Bupati Giri Prasta tampak foto bersama dengan Dr Helena didampingi sejumlah orang. Seperti I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha dan Chairman Bali Peace Park Association David Napoli. Orang nomor satu di Badung itu menuliskan mencari solusi terbaik, hari ini bertemu dengan Konsul Jenderal Australia, Dr Helena Studdert dan Chairman Bali Peace Park Association David Napoli.

 Baca juga: Soal Pembangunan di Lokasi Bom Bali, Bupati Badung Sebut Ada Miscommunication

Selanjutnya harus didengarkan pula pendapat dari pemilik lahan eks Sari Club, Legian. Agar ditemukan titik tengah demi kebaikan bersama.

 http://www.balipost.com/wp-content/uploads/2019/05/balipostcom_soal-lahan-eks-sari-club-konsul-australia-bertemu-bupati-giri-prasta_01-696x464.jpg

“Kami pemerintah sebagai fasilitator berharap pihak-pihak dapat mengambil keputusan bersama dengan hati yang jernih. Karena yg kita perjuangan pada hakekatnya adalah sama, nilai-nilai kemanusiaan yang universal," ujarnya.

 Baca juga: PM Australia Kesal soal IMB di Lokasi Bom Bali, Ini Tanggapan DPRD Badung

Sebelumnya, Dr. Helena Studdert, mengaku kecewa atas kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Badung. Terlebih, pemilik tanah berencana membangun di tanah tersebut di beberapa minggu ke depan. “Kami kecewa karena izin membangun sudah dikeluarkan oleh otoritas lokal, tetapi kami mengerti bahwa pada akhirnya ini adalah keputusan yang akan diambil oleh Indonesia, khususnya oleh otoritas lokal,” katanya.

Menurutnya, pihaknya akan terus berjuang mempertahankan lokasi tersebut. Sebab, sangat penting untuk mempertahankan lokasi tersebut di mana banyak warga negara Australia dan Indonesia serta warga dari 20 negara lainnya telah tewas akibat serangan terorisme. “Kami akan terus bekerja sama dengan BPPA dan otoritas lokal untuk mengatasi masalah ini,” tegasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini