nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasak-kusuk Isu Pemecatan Ustaz Abdul Somad

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Rabu 08 Mei 2019 04:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 08 340 2052803 kasak-kusuk-isu-pemecatan-ustaz-abdul-somad-Pim9woKyPF.jpeg Ustaz Abdul Somad (Foto: Ist)

PEKANBARU - Kabar mengenai pemberhentian Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam beberapa hari ini santer dibicarakan di kalangan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska). Ini juga diperkuat dengan beredarnya surat dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) yang diduga akan memberhentikan dai sejuta viewer itu.

Salah satu sumber dari UIN Suska Riau menjelaskan, dalam sepekan terakhir menyeruak kabar pihak rektorat memberhentikan atau memutasi da'i sejuta viewer itu ke tempat yang jauh sebagai dosen.

"Iya wacana memberhentikan UAS itu memang ada dari pihak rektorat. Ini sudah menjadi pembicaraan yang ramai di kampus," kata sumber yang meminta identitasnya tidak disebutkan, Selasa (7/5/2019).

(Baca Juga: Heboh Surat Pemberhentian Ustaz Abdul Somad sebagai Dosen, Ini Faktanya

Bahkan, dia menyebut beberapa hari lalu pihak rektorat yang dipimpin oleh rektor Akhmad Mujahidin menggelar pertemuan dengan Ketua Senat Prof Sudirman, dekan fakuktas Ushuluddin, Dr.Djamaludin, dua orang kepala biro dan sejumlah petinggi UIN Suska lainnya.

"Dalam pertemuan tiga hari lalu itu, membahas untuk memeriksa UAS. Mereka sepakat untuk memutasi UAS ke Papua. Namun, anehnya dalam rapat itu tidak melibatkan pengawas internal. Padahal, seusai aturan sesuai PP Nomor 53 ," imbuhnya.

Terkait surat yang beredar diduga merekomendasikan pemberhentian UAS, sumber menyebut memang ada kabar tersebut. "Surat dari KASN isinya bukan melakukan pemecatan terhadap UAS tapi merekomendasikan agar UAS diperiksa," ucapnya.

Surat 

Sementara itu, Rektor UIN Suksa, Prof Akhmad Mujahidin menegaskan tidak ada niatan untuk memecat UAS dari dosen. Menurutnya dia akan mempertahankan UAS.

"Tidak mungkin kita memberhentikan UAS. Beliau aset bangsa. Saya tegaskan kita tidak ada katapun mengusulkan pemberhentian UAS. Masalah dia memilih sapa, itu ranah privatnya. Dia kan lagi cuti saat itu (saat bertemu Capres Prabowo)," tuturnya.

Sementara UAS sendiri belum memberikan tanggapan terhadap isu pemecatan dirinya sebagai dosen.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini