Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hari ke Lima Puasa, Harga Cabai Rawit di Gorontalo Berangsur Normal

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Jum'at, 10 Mei 2019 |15:17 WIB
Hari ke Lima Puasa, Harga Cabai Rawit di Gorontalo Berangsur Normal
Foto: dok Kementan
A
A
A

GORONTALO - Kenaikan harga cabai rawit di Gorontalo pada tiga hari awal puasa merupakan fenomena sesaat. Dilaporkan sebelumnya pernah menyentuh Rp 120 ribu per kg. Dari hasil pantauan tim stabilisasi harga Ditjen Hortikultura bersama Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo di beberapa pasar baik di Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo, harga mulai turun di kisaran Rp 70 - 80 ribu per kg.

“Harga tembus Rp 120 ribu per kg sama sekali bukan karena tidak ada barang tapi karena buruh petik pada libur untuk fokus melaksanakan ibadah puasa di tiga sampai empat hari awal puasa. Setelah itu, aktivitas seperti biasa. Jadi murni fenomena sesaat saja,” ujar Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Moh Ismail Wahab saat dihubungi di Jakarta, Kamis (9/5).

Ismail menyampaikan produksi cabai rawit merah pada Mei 2019 mencapai 96 ribu ton, sedangkan kebutuhannya hanya 62 ribu ton. Dengan demikian, terjadi surplus sebesar 34 ribu ton.

"Karena itu, pemerintah menjamin pasokan dan harga cabai rawit secara nasional aman dan stabil. Pemerintah pusat dan daerah berupaya menjaga pasokan dan harga dengan mematuhi pelaksanaan pengaturan pola tanam antar waktu antar wilayah yang sudah kita atur secara nasional," terangnya.

Di tempat terpisah, Plh Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Momy Igirisa saat melakukan pantauan langsung di lapangan menyampaikan bahwa pasokan cabai rawit aman.

"Produksi cabai rawit merah pada Mei 2019 sebesar 872 ton sedangkan kebutuhannya sebesar 285 ton, sehingga terjadi surplus sebesar 587 ton, yang otomatis harga dan pasokan aman," jelas Momy.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement