Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan pembacaan komitmen untuk eliminasi malaria oleh Gubernur Jawa-Bali yang dipimpin Gubernur Bali. Tak hanya itu, komitmen juga dilakukan para bupati dan wali kota untuk memelihara daerah eliminasi malaria. Komitmen tersebut adalah sebagai berikut:
Pertama, mencapai eliminasi atau bebas malaria tingkat Provinsi paling lambat pada tahun 2020. Kedua, membuat regulasi untuk pencapaian eliminasi dan pemeliharaan anggaran eliminasi malaria.
Ketiga, mengalokasikan anggaran untuk mempertahankan kegiatan daerah eliminasi malaria dalam rangka mencegah penyebaran malaria dan kesiapsiagaan masyarakat yang luar biasa melalui APBD Provinsi dan sumber lain.
Keempat, penguatan komitmen kepentingan untuk mencapai Linmas dan pemeliharaan bebas malaria meliputi survei malaria, penguatan diagnosa dini malaria, dan mengobati dengan tepat, penguatan dalam munculnya kasus baru malaria serta penguatan jejaring kemitraan dalam rangka pencegahan malaria dan pengendalian faktor resiko.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.