nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bacok Pengendara Motor, 3 Pelaku Begal di Depok Babak Belur Dipukuli Warga

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Rabu 15 Mei 2019 14:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 15 338 2056025 bacok-pengendara-motor-3-pelaku-begal-di-depok-babak-belur-dipukuli-warga-CQfYGzcqWu.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

DEPOK - Aksi pembegalan terhadap seorang pengendara motor terjadi di jalan Margonda tepatnya di depan Perum Depok Indah jalan Marginal Raya, Kemiri Muka, Beji, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (5/5/2019) sekira pukul 01.30 WIB.

Kali ini tiga orang pelaku babak belur dihajar puluhan warga lantaran aksinya tersebut gagal dan diketahui oleh masyaralat sekitar dan tukang ojek. Mereka yakni Tenes tatioran (22), Sally Trifani (20) dan Romatio Andrian (16).

"Semalam warga melihat ada aksi begal depan Perum Depok Indah Jalan Marginal kemudian dapat ditangkap warga dan diserahkan ke Polresta Depok," Paur Humas Polresta Depok Ipda I Made Budi, saat dihibungi wartawan, Rabu (5/5/2019)

 Begal Motor

Dia menuturkan jika pelaku berjumlah enam orang dengan menggunakan dua motor berbonceng tiga melintas di jalan Margonda Raya. Kemudia para pelaku menjalankan aksinya dengaan membegal pengendara motor Agtomih warga Bogor, Jawa Barat yang sedang mengendarai motor Scoopy Nopol B 6826 ZAL, warna hitam.

"Korban semalam melintas seketika ada 6 pelaku naik dua motor langsung membegal dan membacok korban dengan pedang sisir, setelah korban terjatuh, pelaku mengambil motor korban. Tapi warga melihat dan 3 orang ketangkap sisanya kabur," ucapnya.

Sementara pelaku lainya, Made menjelaskan masih bersetatus Daftar Pencarian Orang (DPO) dan saat ini buron, namun identitas peluku sudah dapat dikantongi pihak kepolisian, mereka inisial B, A, R dan E.

"Kami sekarang masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku sementara pelaku lauinya masih kita cari," tegasnya.

 penangkapan

Dari tangan pelaku polisi menyita satu motor honda Scoopy Nopol B 6826 ZAL milik korban, satu motor Honda Beat warna hitam milik pelaku dan satu bilah pedang sisir atau gergaji es.

"Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 365 dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama sembilan tahun," pungkasnya.

(wal)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini