nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelaku Mutilasi Malang Diduga Alami Gangguan Jiwa, Polisi Sulit Ungkap Identitas Korban

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 16 Mei 2019 09:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 16 519 2056327 pelaku-mutilasi-malang-diduga-alami-gangguan-jiwa-polisi-sulit-ungkap-identitas-korban-zfwSZGzTuC.jpg Proses Evakuasi Jasad Korban Mutilasi di Pasar Besar Kota Malang (foto: Avirista Midaada/Okezone)

KOTA MALANG - Kepolisian mengamankan seseorang bernama Sugeng warga Jodipan, Malang, Jawa Timur, yang diduga menjadi pelaku mutilasi perempuan di Pasar Besar Kota Malang.

Dari hasil penelusuran dan informasi warga, ternyata terduga pelaku sebelumnya pernah melakukan penganiayaan dengan memotong lidah istrinya. Selain itu, warga sekitar Jodipan menyebut bila terduga pelaku yang bernama Sugeng ini sering kali mencoret - coret tembok saat melintasi jalan.

Baca Juga: Korban Mutilasi di Malang Berjenis Kelamin Perempuan 

"Memang informasi itu ada, tapi kita masih dalami semuanya," jawab Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri saat ditanya terkait kejiwaan pelaku, ditemui di Mapolres Malang Kota, Rabu 15 Mei 2019 malam.

Lokasi Penemuan Mayat Korban Mutilasi di Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur (foto: Avirista Midaada/Okezone) 

Pihaknya mengaku, akan memeriksa kondisi kejiwaan pelaku lantaran jawaban yang dianggap tidak sinkron terhadap pertanyaan yang diberikan penyidik soal kasus mutilasi tersebut. "Kami nantinya akan mengundang psikiater untuk memeriksa pelaku," ujar Asfuri.

Meski berhasil mengamankan terduga peaku mutilasi, kata Asfuri, pihaknya masih kesulitan mengungkap identitas perempuan yang potongan tubuhnya ditemukan di Pasar Besar Kota Malang Selasa 14 Mei 2019 lalu. Hal ini lantaran, terduga pelaku tak memberikan keterangan yang jelas.

"Kami belum bisa memastikan (identitas korban), hanya mengaku kalau korban orang Maluku. Ditanyakan nama korban, tidak menyebutkan," ungkap Asfuri.

Asfuri juga menjelaskan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan forensik terkait identitas korban perempuan tersebut. "Identitas belum keluar, masih menunggu hasil autopsi. Sementara pengakuan pelaku, perempuan tersebut mengaku orang Maluku tapi tidak menyebutkan nama. Bertemunya di depan klenteng Jalan RE Martadinata," terang Asfuri kembali.

Bahkan kepolisian menegaskan dari pemeriksaan terduga pelaku korban dinyatakan sudah meninggal lebih dari sepekan lalu. "Sekitar 9 hari yang lalu. Pengakuan (terduga) pelaku karena sakit," lanjutnya.

Kini pihak forensik usai mengindentifikasi wajah korban dengan membuat sketsa wajah korban dan telah menyebarkan ke masyarakat barangkali dalam perkembangannya ada yang mengenali.

Baca Juga: Terduga Pelaku Mengaku Korban Sendiri yang Minta Dimutilasi di Pasar Besar Malang 

Sebelumnya pada Rabu sore sekitar pukul 16.00 WIB, kepolisian berhasil mengamankan seorang pria yang diduga menjadi pelaku mutilasi perempuan di Pasar Besar.

Pria bernama Sugeng ini berhasil diamankan setelah dari hasil identifikasi anggota kepolisian dan pelacakan jejak pelaku oleh anjing pelacak pada Rabu siang terendus. Guna pemeriksaan lebih lanjut terduga pelaku dibawa ke Mapolres Malang Kota dan tiba pada Rabu petang sekitar pukul 17.30 WIB.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini