nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Amien Rais Beberkan Alasan Ganti People Power Jadi Gerakan Kedaulatan Rakyat

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Jum'at 17 Mei 2019 16:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 17 337 2057045 amien-rais-beberkan-alasan-ganti-people-power-jadi-gerakan-kedaulatan-rakyat-qeRtF7pR75.jpg Amien Rais (Okezone)

JAKARTA - Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais menyebutkan bahwa pemerintah takut dengan istilah people power yang selama ini digadang-gadangnya untuk memprotes kecurangan Pemilu 2019.

Oleh sebab itu, Amien Rais pun memutuskan untuk mengubah istilah tersebut menjadi Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) yang hari ini secara resmi dideklarasikan di Rumah Perjuangan Rakyat, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2019).

 Baca juga: Amien Rais Ubah People Power Jadi Gerakan Kedaulatan Rakyat

“Saya katakan people power saat itu rupanya petahana dan rezimnya itu ngeri people power, kok bahasa asing. Kita ganti dengan gerakan nasional kedaulatan rakyat,” ujar Amien Rais di lokasi.

“Mereka enggak pernah baca Undang-Undang Dasar 1945, enggak paham Pancasila, enggak paham demokrasi, enggak paham kedaulatan rakyat,” tambah Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

 Baca juga; Jadi Tersangka Dugaan Makar, Eggi Sudjana Berterima Kasih

Amien Rais mengatakan, kalau pemerintah saat ini tidak memberikan kesejahteraan kepada rakyat selama kurang lebih 4 tahun memimpin. Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada pemerintah untuk jangan menakuti dan mempengaruhi gerakan yang diusungnya.

“Pesan kami ini dan sekarang pesan kami-kami ini kepada petahana yang rezimnya sudah 4 tahun lebih ternyata enggak bisa apa-apa, bahkan menurut kami telah menyengsarakan rakyat Indonesia,” ungkap Amien Rais.

 Baca juga: Eggi Sudjana: Kalau Saya Ditahan, Ini Kriminalisasi

Dirinya pun menegaskan bahwa permainan tersebut belum selesai. Dirinya pun tak takut dengan segala ancaman yang ada.

“Sehingga saudara-saudara ini permainan belum selesai, kami jangan ditakuti dengan bedil, dengan miryam, dengan panser, tank, dan lain-lain. Bagi rakyat itu hanya abal-abal tidak akan mempengaruhi kekuatan kita,” tutupnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini