nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masjid Agung Sunda Kelapa Gelar Itikaf Akbar di Malam Nuzulul Quran dan 27 Ramadan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 18 Mei 2019 15:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 17 338 2057171 masjid-agung-sunda-kelapa-gelar-itikaf-akbar-di-malam-nuzulul-quran-dan-27-ramadan-EICFeUwVMM.JPG Jamaah di Masjid Agung Sunda Kelapa (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA - Setiap menyambut malam Nuzulul Quran dan malam 27 Ramadan, Masjid Agung Sunda Kelapa, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat akan menggelar kegiatan itikaf akbar yang bakal dihadiri sekira ribuan jamaah dari Jakarta maupun luar Ibu Kota.

Kepala Bidang Operasional Masjid Agung Sunda Kelapa, Muhammad Amin mengatakan, dalam itikaf nanti akan diisi dengan dzikir bersama dan tausiah dari ustaz yang sudah dipilih dari bidang dakwah. Mereka yang bisa mengisi tausiah di sana minimal sudah bergelar doktor.

"Penceramahnya harus lulus S3. Itu untuk di luar Ramadan juga. Standarisasinya memang agak tinggi kalau di sini. Jadi, harus bergelar doktor dan profesor," kata dia kepada Okezone beberapa waktu lalu.

Masjid Agung Sunda Kelapa

Amin menyebutkan, selama 10 terakhir Ramadhan, pihaknya telah menyelenggarakan itikaf. Dalam salat Tahajud dan Witir nanti dipimpin oleh imam yang berasal dari Timur Tengah, yaitu Syaikh Ezzam Al-Mizgagi dan Syaikh Kamal Ahmad Yahya.

"Mereka juga memimpin salat Tarawih yang berjumlah 23 rakaat di Masjid Agung Sunda Kelapa," tuturnya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, itikaf Ramadan di sana selalu dihadiri oleh ribuan jamaah. Kata dia, pada malam-malam ke-21 hingga ke-26 biasanya jumlah jamaah berkisar 2.000 sampai 3.000 orang. Sedangkan pada malam itikaf akbar, biasanya jumlah jamaah membengkak menjadi sekitar 5.000-6.000 orang.

Infografis Lipsus Masjid

"Karena kita disebutnya itikaf akbar. Animo masyarakat begitu banyak, sehingga kita berikan yang terbaik," kata Amin.

Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Masjid Agung Sunda Kelapa, Sudjasmanur menuturkan, pihaknya juga menyediakan makanan kepada para jamaah untuk santap sahur mereka. Tak tanggung-tanggung, dana yang digelontorkan untuk membuat makanan mencapai Rp125 juta.

"Jadi, paling enggak tuh untuk buka bersama 1.000 orang sekitar Rp20 juta. Tapi kalau malam 27 Ramadan itu bisa sampai Rp125 juta," kata dia.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini