nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Belum Menetapkan Pelaku Mutilasi di Malang sebagai Tersangka

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 17 Mei 2019 15:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 17 519 2056991 polisi-belum-menetapkan-pelaku-mutilasi-di-malang-sebagai-tersangka-VxtTHLh6d0.jpg Sugeng, Terduga Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Kota Malang Diamankan Kepolisian (foto: Avirista Midaada/Okezone)

KOTA MALANG - Pelaku mutilasi jenasah perempuan di Pasar Besar Kota Malang, Sugeng Santoso, belum ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri membenarkan pihaknya belum menetapkan sebagai tersangka lantaran masih menunggu sejumlah penyelidikan kepada pelaku mutilasi.

Sugeng Santoso pelaku mutilasi di Pasar Besar Kota Malang. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)

Baca Juga: Fakta Pelaku Mutilasi di Malang: Diduga Gangguan Jiwa hingga Gunting Lidah Pacar 

"Untuk status memang belum kami tetapkan sebagai tersangka, dan yang bersangkutan (pelaku mutilasi) masih dalam penyelidikan," ungkap Asfuri, ditemui di Mapolres Malang Kota, Jumat (17/5/2019).

Pihaknya juga masih menunggu hasil uji forensik dari Laboratorium Forensik (Labfor) termasuk hasil autopsi korban dan medis dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) terhadap Sugeng Santoso, pelaku mutilasi.

"Kami masih menunggu proses pemeriksaan dari autopsi Labfor, dan dari RSJ. Dan juga kami masih gali terus informasi d lapangan. Karena ada beberapa info si pelaku ini masih punya teman yang tahu keseharian dari pelaku," jelasnya.

Bila pelaku dinyatakan sehat secara psikis dan kejiwaan nantinya kepolisian akan menjerat dengan pasal 181 KUHP.

"Jika memang terbukti gila maka proses hukum tidak bisa dilakukan, sesuai pasal 44. Namun jika tidak gila, tidak membunuh, tapi memutilasi maka akan dijerat pasal 181,” sambungnya.

Pasal 44 KUHP sendiri menyebutkan seseorang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara pidana jika cacat kejiwaan atau terganggung karena penyakit. Sedangkan pasal 181 KUHP menyebutkan orang yang menghilangkan jenazah untuk menyembunyikan kematian akan dijerat hukuman pidana penjara paling lama 9 bulan.

TKP mutilasi di Pasar Besar Kota Malang. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)

Baca Juga: Korban Sudah Meninggal Dunia Sebelum Dimutilasi Sugeng 

Sebelumnya pada Rabu sore sekitar pukul 16.00 WIB, kepolisian berhasil mengamankan seorang pria yang diduga menjadi pelaku mutilasi perempuan di Pasar Besar.

Pria bernama Sugeng ini berhasil diamankan setelah dari hasil identifikasi anggota kepolisian dan pelacakan jejak pelaku oleh anjing pelacak pada Rabu siang terendus. Guna pemeriksaan lebih lanjut terduga pelaku dibawa ke Mapolres Malang Kota dan tiba pada Rabu petang sekitar pukul 17.30 WIB.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini