Jalur Tol Berlakukan One Way, Jalur Arteri Diprediksi Jadi Lebih "Berat"

Mulyana, Okezone · Jum'at 17 Mei 2019 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 17 525 2057154 jalur-tol-berlakukan-one-way-jalur-arteri-diprediksi-jadi-lebih-berat-k9AGTT6IhQ.jpg Foto: Asep Mulyana/Okezone

PURWAKARTA - ‎Mudik, selama ini menjadi ritual tahunan bagi masyarakat Indonesia. Antrean panjang kendaraan, jauhnya jarak tempuh hingga cuaca panas, sudah menjadi‎ hal lumrah bagi para pemudik.

Namun, segudang permasalahan itu pun hilang seketika, sesaat setelah mereka tiba di kampung halaman bertemu sanak keluarga.

Saat momen seperti ini, hampir seluruh jalur utama yang ada di sejumlah wilayah dipadati‎ jutaan kendaraan pemudik. Sebagian besar, gelombang pemudik ini mengarah ke wilayah timur Pulau Jawa.

Tol Cikopo

Sontak saja, beberapa jalur nasional maupun ruas tol kerap dilanda kemacetan cukup parah. Sebut saja salah satunya, jalur Tol Jakarta-Cikampek dan Cikopo-Palimanan.

Sejauh ini, seluruh jajaran, baik dari unsur pemerintahan maupun TNI/Polri yang wilayahnya terlintasi pemudik, telah berjibaku mempersiapkan segala sesuatunya‎ demi kelancaran arus mudik.

Seperti halnya Kepolisian Resort Purwakarta, Jawa Barat, yang sejak jauh-jauh hari telah melakukan serangkaian persiapan. Dari mulai, persiapan pengaman jalur, hingga hal-hal krusial lainnya.

(Baca Juga: Jelang Mudik, Tim Sapu Lubang Diterjunkan untuk Perbaiki Jalan)

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius menuturkan, beban petugas pengamanan di wilayahnya saat momen mudik dan balik lebaran 2019 nanti, sepertinya bakal sedikit berat. Kendati, saat ini telah ada jalur trans Jawa, yakni Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).

Mengingat, pemerintah dan jajaran lintas sektoral kabarnya telah menetapkan akan memberlakukan kembali pola one way terpanjang di jalur Tol Jakarta-Cikampek hingga wilayah timur pulau Jawa.

"Meski begitu, berbagai langkah startegis telah kami siapkan. Termasuk, rekayasa lalulintas dan cara bertindak (CB) yang harus dilakukan jika terjadi kepadatan di wilayah hukum kami," ujar Matrius kepada Okezone, Jumat (17/5/2019).

(Baca Juga: Perbaikan Jalur Mudik di Karawang Ditargetkan Rampung H-10 Lebaran)

Dia pun tak menampik, jika pengamanan tahun ini akan sedikit berat. Apalagi, GT utama di Cikarang akan bergeser ke sekitar Cikampek, yang secara teritorial masuk ke wilayah Karawang.

Sehingga, di mudik 2019 ini jalan nasional dan arteri yang ada di wilayah hukumnya dipastikan menjadi andalan sebagai jalur favorit pemudik. Terutama, untuk pengalihan arus. Mengingat, saat mudik nanti jalur tol hingga ke arah Jawa akan diberlakukan satu arah.

"Jadi, jalur tol dari Bandung dan Jakarta yang mengarah ke wilayah timur Jawa, itu akan diberlakukan satu arah. Sehingga, kami harus antisipsi di jalur arterinya. Apalagi untuk kendaraan dari arah sebaliknya," jelas dia.

Ilustrasi Mudik (Okezone)

Terkait rekayasa lalu lintas saat diberlakukan one way nanti, menurut dia, untuk arus kendaraan dari Cirebon arah Jakarta via Pantura, akan langsung menuju arteri Karawang Cikarang. Sedangkan yang menggunakan jalur tengah (Sadang-Subang) akan diarahkan ke jalur Purwakarta-Bandung via Padalarang untuk kemudian masuk ke jalur Cianjur-Bogor.

Pihaknya pun berpesan kepada para pemudik supaya berhati-hati dalam berkendara. Selain itu, pihaknya menyarankan‎ supaya pengelola jalan tol memperbanyak toilet, meskipun sifatnya hanya sementara. Supaya, tak terjadi penumpukan di rest area.

"Kami juga mengimbau supaya para pemudik yang istirahat di rest area, menggunakan waktunya maksimal dua jam saja. Supaya tak terjadi antrean di lokasi itu," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini